https://vinosdeabona.com/slot-gacor/ https://www.tpcd.org.tr/slot-deposit-pulsa/ https://healthcare.skho.moph.go.th/labor-care/uploads/slot-deposit-pulsa/ https://seoscaning.com/slot-deposit-dana/ http://www.info-secur.ru/old/slot-deposit-pulsa-tanpa-potongan/ http://academia.uniminuto.edu/becassp/notas/jasabola/

Nasional

Pameran Poster Grafis di Galeri Virtual Gudskul Ekosistem

Oleh : luska - Jum'at, 12/06/2020 06:01 WIB

Oleh : Harlan Boer

Jakarta, INDONEWS.ID - Grafis Huru Hara dan Gudskul Ekosistem mengadakan pameran poster grafis pada 24 Juni hingga 25 Juli 2020, untuk menyemangati masyarakat di era pandemi.Pameran berlangsung di galeri virtual. 

Jaga jarak dan bekerja dari rumah adalah dua semboyan yang selalu menggaung akhir-akhir ini ketika pandemik mulai mewabah di seluruh penjuru dunia. Peraturan baru serta protokol pencegahan dan pembatasan dalam melakukan berbagai aktivitas diterapkan, baik di kota besar hingga ke pelosok kampung dan pedesaan; Dianjurkan untuk tidak lagi keluar rumah seperti biasanya. Bagi kebanyakan orang, anomali ini merupakan hal yang begitu berat, mengingat masyarakat sudah terbiasa melakukan aktivitas intra sosial.

Kesadaran terhadap perubahan pola kehidupan masyarakat menjadi perhatian bagi satu sama lainnya, sehingga situasi ini memancing pula perubahan kondisi psikologis mereka. Pemerintah sebagai pemangku kebijakan Negara pun berupaya membangkitkan gairah masyarakat melalui mekanisme “kehidupan baru” agar kelak masyarakat bisa menjalani kehidupan senormal mungkin dalam masa pandemi yang belum diketahui akan berakhir sampai kapan. Semboyan tetap jaga kesehatan, mengikuti aturan untuk memakai masker, dan selalu mencuci tangan menjadi standar perilaku yang harus ditaati untuk kebaikan diri masing-masing dan orang lain. Semua aspek kehidupan mau tidak mau harus menyesuaikan keadaan terkini, dan ini bukanlah perihal yang mudah. Pemerintah maupun masyarakat saling mengingatkan dan memberi pesan positif ke sesama dengan cara yang beragam, agar masyarakat terus berjuang untuk mengantisipasi wabah ini seideal mungkin.

Menanggapi fenomena tersebut, Grafis Huru Hara (GHH) sebagai kolektif seniman grafis yang berada di Gudskul Ekosistem, berinisiasi untuk mengajak seniman dan publik untuk ikut serta menyuarakan pesan positif kepada sesama, sebagai bentuk kepedulian dan penyemangat untuk kita semua. Melalui medium poster, GHH ingin melakukan kampanye visual dengan berbagai konten positif, semisal mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, tetap waras, saling menjaga keluarga, selalu berolahraga, bercocok tanam secara mandiri dan ketahanan pangan, serta pesan-pesan kebaikan lainnya. Karya karya ini nantinya akan dipresentasikan secara daring dan dapat juga disebarkan melalui sosial media, sehingga diharapkan dapat menyentuh semua elemen lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Program ini menghadirkan Pameran Seni Rupa di Galeri Gudskul secara virtual. Konsep galeri virtual ini dirasakan sangat aman dilakukan ditengah masa pandemi yang memaksa kita untuk mengurangi kegiatan berkumpul dan keluar rumah. Beberapa kegiatan acara seperti pembukaan pameran dan program publk akan dilakukan secara live streaming bersama kurator, seniman, dan tamu undangan yang kemudian dapat ditayangkan kembali di situs galeri virtual dan sosial media. Selain itu juga akan dilakukan penerbitan e-katalog dan arsip dan dokumentasi acara.

Grafis Huru Hara (atau biasa disingkat menjadi GHH) adalah sebuah kolektif seni grafis yang berbasis di Jakarta. Berdiri sejak tahun 2012, GHH memfokuskan diri pada bidang eksplorasi, eksperimentasi dan edukasi dengan menggunakan seni grafis sebagai medium utama.

Huru-hara yang secara harfiah diterjemahkan memiliki makna yang dekat dengan keributan, berantakan, serta kekacauan dalam hal ini diartikan sebagai permainan gagasan yang meleburkan batasan-batasan yang ada dalam seni grafis pada umumnya. 

Studio Grafis Huru Hara berprinsip sebagai laboratorium seni menjadi ruang eksplorasi dan edukasi untuk berbagai teknik grafis dan pengembangannya. Kinerja studio secara kolektif merupakan karakteristik yang melekat pada proses keberkaryaan GHH.

Pada 2016 GHH bersinergi dengan beberapa kolektif seni di Jakarta, yakni Ruang Rupa dan Serrum Studio, menjadi sebuah kolektif besar bernama Gudang Sarinah Ekosistem. Pada tahun 2018, Kolektif Gudang Sarinah Ekosistem berubah nama menjadi Gudskul Ekosistem, seiring dengan berpindahnya ke lokasi baru.

Gudskul: studi kolektif dan ekosistem seni rupa kontemporer adalah ruang belajar untuk publik yang dibentuk oleh tiga kelompok seni di Jakarta: ruangrupa, Serrum, dan Grafis Huru Hara (GHH). Gudskul dirancang sebagai ruang belajar simulasi kerja kolektif yang mengedepankan pentingnya dialog yang kritis dan eksperimental, lewat proses berbagi dan pembelajaran yang berbasis pengalaman.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang Gudskul, silakan kunjungi situs www.gudskul.art .

Untuk informasi acara lebih lanjut silahkan kunjungi akun instagram @grafishuruhara , @gudskul , dan @kemenparekraf.ri.

 

Loading...
TAGS : Harlan boer

Artikel Terkait