Nasional

Dorong UMKM Go Digital, Pelatihan Online PNM Dihadiri Ribuan Nasabah dari Seluruh Indonesia

Oleh : Rikardo - Kamis, 30/07/2020 17:01 WIB

Screenshot Pelatihan Online PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menyelenggarakan pelatihan daring melalui sarana video conference Zoom dan disiarkan langsung melalui media sosial Youtube dan Instagram pnm_persero bagi nasabah PNM sebagai pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia pada Kamis (30/7).

Jakarta, INDONEWS.ID - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menyelenggarakan pelatihan daring melalui sarana video conference Zoom dan disiarkan langsung melalui media sosial Youtube dan Instagram pnm_persero bagi nasabah PNM sebagai pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia pada Kamis (30/7).

Pelatihan akbar yang pertama kalinya dihadiri oleh ribuan nasabah atau mitra PNM ini merupakan langkah pemulihkan ekonomi yang saat ini terdampak covid-19 dengan mengedukasi dan mendukung nasabah UMKM mengakselerasi usahanya agar dapat go-digital. Artinya, para pelaku usaha dapat mengambil langkah alternatif dengan melakukan digitalisasi usaha.

Pelatihan bertajuk "Mendukung Nasabah UMKM Go Digital" ini menghadirkan beberapa pembicara antara lain Direktur Kepatuhan dan Managemen Risiko PT PNM (Persero) M. Q. Gunadi, Staf Ahli Bidang Keungan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita G., Manager PT MDM, Arfan Ma`aruf, dan Wirausaha UMKM Dahlian Fahlevi serta para nasabah mitra PNM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam pemaparannya, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita G, mengatakan di tengah pandemi ini, Kementerian BUMN tetap mendukung pengembangan UMKM melalui akses permodalan dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). "Selain itu juga mendorong pelaku UMKM dalam memanfaatkan layanan digital antara lain melalui Pasar Digital (PaDi) dimana PNM juga berperan di dalamnya, serta melalui berbagai program pelatihan di Rumah Kreatif BUMN," kata Srinaita dalam penjelasannya.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Managemen Risiko PT PNM (Persero) M. Q. Gunadi menjelaskan PNM berkiprah dalam membantu aspek permodalan dan aspek produksi atau teknologi guna pengembangan usaha UMKM . "Melalui kegiatan PKU Akbar yang mengangkat tema UMKM Go Digital, harapan kami aspek pasar bagi pelaku UMKM juga semakin terbuka dengan masuk ke pasar digital dimana peluang pasar sangat besar,” terang Gunadi menjelaskan. 

PNM secara berkesinambungan memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan secara reguler dan pelatihan klaster yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha. Kegiatan PKU Akbar yang diselenggarakan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pendampingan yang dilakukan PNM.

Turut hadir sebagai narasumber pada kegiatan PKU Akbar yaitu pelaku UMKM inspiratif asal Sumatera Barat, Dalian Fahlevi, yang menyampaikan materi mengenai tips dan trick yang dapat diterapkan pelaku UMKM dalam berjualan online. Selain itu, Manager PT Mitra Dagang Madani, Arfan Ma’ruf, juga mensosialisasikan cara menggunakan platform PaDi kepada nasabah ULaMM maupun PNM Mekaar peserta pelatihan agar dapat semakin memperluas jangkauan pasar.

Hingga Juni 2020, PNM telah melaksanakan 2.157 kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) baik Temu Usaha Nasabah UlaMM (TUNU) maupun Temu Usaha Nasabah Mekaar (TUNM). Kegiatan ini diikuti oleh 61.072 peserta dari berbagai kantor layanan PNM di seluruh Indonesia.

Diinformasikan, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengemban tugas khusus memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

PNM memiliki dua produk unggulan yaitu Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang memberikan layanan kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang diperuntukan kepada pelaku UMKM. 

Dalam merealisasikan komitmen untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada nasabah, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan dan pelatihan kelompok usaha (klaster) yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha. 

Saat ini PNM memiliki lebih dari 3.000 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 427 Kabupaten/Kota, dan 4.276 Kecamatan.*(Rikard Djegadut)

 

Loading...

Artikel Terkait