Nasional

Menko Airlangga: Pengadaan Vaksin Covid-19 hingga Kuartal Keempat 271, 3 Juta

Oleh : Mancik - Senin, 12/10/2020 15:26 WIB

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto.(Foto:Istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, upaya pemerintah mengadakan vaksin Covid-19 hingga kuartal keempat pada bulan November mendapat akan mencapai angka 271, 3 Juta. Penngadan vaksin ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan negara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah telah menargetkan pengadaan vaksin pada tahun ini mencapai angka 30 juta. Dengan target tersebut, diharapkan dapat berjalan sehigga mempercepat upaya pencegahan dan penanganan pandemi di lapangan.

"Pengadaan vaksin sampai dengan kuartal ke emapat itu disiapkan 271, 3 juta, tahun ini diharapkan 30 juta," kata Airlangga dalam Konferensi pers perkembangan penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi nasional dan RUU Cipta Kerja yang dilaksanakan secara virtual oleh BNPB, Jakarta, Senin,(12/10/2020)

Pada kesempatan tersebut, Airlangga yang juga merupakan ketua komite penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menerangkan, perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia saat ini mengalami perbaikan. Hal ini terlihat dari kasus positif setiap hari yang cenderung menurun.

Kondisi di atas, menurut Airlangga, merupakan kabar baik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Karena itu, masyarakat diminta untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam pengananan Covid-19 di daerah masing-masing.

"Penanganan Covid-19 seperti per hari ini, rata-rata per kasus covid aktif itu sudah 19,97 persen, itu membaik dibandingkan beberapa waktu yang lalu, beberapa waktu yang adalah 22,1 persen," jelas Airlangga.

Adapun pengendalian Covid-19 dibeberapa daerah yang masih tinggi, jelas Airlangga, pemerintah telah memberikan arahan untuk melakukan penanganan secara mikro. Upaya ini diharapkan akan melibat semua unsur masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

"Arahan Bapak Presiden kepada pengendalian secara mikro. Arahan bapak presdien adalah dibeberapa kota antara lain Ambon, Jakarta Utara,Depok, Bekasi,Jayapura, Padang, Jakpus , Jakbar, Pekanbaru, Jaksel dan Jaktim untuk dilebih didalami," jelasnya.

Terkait dengan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, jelas Airlangga, Indonesia masih masuk kategori negara yang mampu menjaga stabilitas ekonomi dengan baik. Kondisi ini diharapkan terjaga dengan baik sehingga ekonomi nasional tetap aman dan terkendali.

"Indonesia ini negara yang masuk dalam kategori yang menangani Covid-19 dengan kontraksi relatif lebih rendah dari negara lain," tutupnya.*

 

Artikel Terkait