Opini

Bintang Mahaputra untuk Nikita

Oleh : luska - Selasa, 17/11/2020 19:30 WIB

Wawancara Imajiner dengan Bung Karno Selasa 17 November 2020.(Ist)

Oleh: Christianto Wibisono

Wawancara Imajiner dengan Bung Karno Selasa 17 November 2020.


Jakarta, INDONEWS.ID - Di swimming pool Hotel Indonesia Kempinski lantar 11 Bung Karno menggebrak meja dengan gelas HerbaL Indonesia. “Bung Chris, kemana semua politisi elite oligarki Indonesia Ketika Nikita Mirzani tampil mengecam tingkah laku mobilisasi kerumunan melanggar protocol Covid 19 yang malah dihadiri oleh Gubernur DKI tanpa jarak karena massa berjubel 10.000 orang.

CW: Sabar Pak, Presiden langsung menindak tegas Hari Senin 16 November Kapolda Metro dan Kapolda Jabar dicopot karena tidak tegas menghadapi massa di Petamburan tempat hajat HRS yang mengklaim sebagai Imam besar turunan Nabi Muhamad. Soal politik model ISIS in ikan dunia juga mesti hati hati wong Presiden Macron saja juga harus hati hati karena bisa diplintir jadi “perang agama kiamat sedunia”.

 

BK: Saya dari atas Nirwana sini merasa kagum dengan keberanian Nikita Mirzani yang membuktikan iman setara Maria Magdalena dalam kisah Injil meski formalnya Nikita Muslimat dengan ibadah sedekah konkret menyumbang zakat untuk guru honorer di Sulawesi Rp. 2,5 milyar. Baru beberapa hari lalu Museum Tionghoa Tangerang membahas acara “kweepang” meruwat anak yang berpenyakitan dengan ganti nama dan diangkat anak olehkerabat atau teman. Seperti saya dulu nama awal asli Kusno jadi Sukarno. Nama kadang kadang memang bisa tidak cocok memberatkan maka harus disesuaikan. Nah dalam hal Nikita ini saya Cuma bertelepati denegan Algoritma Big Data. Dia lahir 1986 jadi jauh dari lengsernya Nikita Khruschev, ini pria PM Uni Soviet pengganti diktatur Stalin yang wafat 1953. Khruschev bertahap meniadi pimpinan kolektif sejak 1953 dan baru pada 1958 konsolidasi menjadi PM sampai 1964. Ia yang melewati masa konfrontasi AS Uni Soviet dengan menempatkan rudal di Kuba pada 8 Oktober 1962. Maka terjadilah ancaman kiamat nuklir dunia ketika Kennedy mengultimatum Uni Soviet untuk segera membongkar rudal yang dipasang ditarik kembali ke Uni Soviet. Khruschev bersedia membongkar rudal di Kuba dengan imbalan AS memindahkan rudalnya dari Turki ke Junani.

CW: Apa relevansi krisis rudal zaman Kennedy Khruschev dengan duel Nikita Riziq pak?

 

BK: Nikita pria lahir 15 April 1894 jadi Sekretaris I Partai Komunis Uni Soviet pada 14 Sep 1953 sebagai primus inter pares dari troika pengganti Stalin yg wafat 5 Maret 1953. Kemudian secara bertahap ia jadi Sekjen PKUS dan PM sejak 14 Septmber 1953 sampai 14 Oktober 1964. Pada periode itulah Krhuschev membongkar kekejaman rezim totaliter Uni Soviet Dengan istilah De Stalinisasi. Ini akan membuat hubungan Partai Komunis Uni Soviet tegang dengan Partai Komunis Tiongkok yang mengecam politik Khruschev sbg revisionism . Lalu dua tahun setelah krisis rudal dan setahun setelah wafatnya Kennedy 22 November 1963 Khruschev dilengserkan oleh Brezhnev. Untung tidak dieksekusi seperti ketika Stalin menembak lawan politiknya Leon Trotsky 1940 di pelarian di Mexico. Khruschev masih bebas jadi pensiunan sampai wafat 11 Sep 1971. Istrinya Nina Petrova 1900-1984 memberi Rada (putri) 1929-2016 putra Sergei Khruschev lahir 2 Juli 1935 wafat 18 Juni 2020 dengan kewarganegaraan ganda AS dan Rusia, sejak tinggal di AS 1991.Yuliya 1916-1981) Leonid 1917-1943 Elena lahir 1937 - wafat 14 Juli 1972

CW: Maksud bapak ingin mengungkap tragedy tokoh dan keluarga kerabat rezim diktatur komunis maupun teokrasi ala Ayatollah dan “Imam Besar”

 

BK: Ya saya Cuma ingin mengingatkan pada elite oligarki Indonesia yang gemar meniru menjiplak lalu jadi fanatic lebih Arab dari Arab, lebih Tiongkok dari Tiongkok, lebih Amerika dari Amerika. Bahwa pada akhrnya seluruh dunia itu sama nasibnya dengan karma dinasti Menteng. Beda ideologi tapi nasib politisi selalu tragis pasca power sindrom. Selesai berkuasa, terutama rezim diktatur pasti akan mengalami nasib tragis karma kehilangan kekuasaan dan dicampakkan ke posisi non person, bukan orang bahkan jadi” sampah “atau lepra. Atau mirip Covid sekarang ini ,orang takut dekat sama Petisi 50 di zaman Soeharto misalnya.

CW: Kembali ke Nikita apa hikmahnya bagi Indonesia?

 

BK: Saya tidak tahu siapa orang tua Nikita Mirzani dan apakah nama itu diberikan oleh orang tuanya karena ingat nama Nikita Khruscheb. Tapi Khruschev kan sudah wafat 1971 malah lengser 1964 kok orang tua Nikita Mirzani tahun 1986 bisa teringat pada nama Nikita. Nama Sukarno saja orang tidak berani pakai setelah Orde Baru. Apalagi nama tokoh besar Uni Soviet yang tidak popular di dunia internasional. Pengguling Shah Iran, Ayatollah Khomeini punya 15 cucu tapi tidak ada satupun yang bisa melejit jadi presiden Iran yang sekarang dikuasai Ayatollah Ali Khamenei sebagai the real kingmaker. Sedang presiden cuma “petugas” dari Ayatollah Ali Khamenei. Ia lahir 19 April 1939 dan berkuasa sejak 4 Juli 1989 (menggantikan Khomeini yg hanya berkuasa 10 tahun dari 1979).

CW: Kenapa pemerintahan Presiden Jokowi “seolah ketakutan” menghadapi “Imam Besar” HRS seolah sekelas Ayatollah Khomeini??

 

BK: Setelah melihat wawancara khusus Presiden Jokowi dengan Rosi di Kompas hari Senin 16 Mei dan gebrakan pemecatan Kapolda Metro dan Kapolda Jabar, Maka selamatlah rezim demokratis modern Jokowi yang diorbitkan oleh PDIP dan partai sekutunya berkat medsos yang viral dengan trending topik Nikita sebagai pahlawan pendobrak mirip patriot Joan of Arc srikandi Prancis yang wafat usia 19 tahun pada 30 Mei 1431. Trending topic dan follower Nikita Mirzani dalam 3 hari mencapai 10 juta atau 2 kali lipat # yang mengklaim sebagai “Ayatollah Indonesia”. Saya ingin menegaskan bahwa yang layak jadi Ayatollah Indonesia itu adalah Gus Dur yang berani melangkah berdamai dengan Israel. Kalau saya sudah kapok dulu waktu Asian Games 1962 kita solider sama Arab, menolak Israel ikut Asian Games di Jakarta. Gara gara itu Indonesia diskors dari Olimpiade Tokyo 1964. Tapi negara negara Arab malah tetap berlengggang kangkung ikut Olimpiade Tokyo. Yang solider sama saya dan Indonesia Cuma Kim Il Sung karne Korea Utara juga diskrors dari Olimpiade Tokyo.

CW: jadi apa pesan bapak pada elite Indonesia?

 

BK: Saya usul kepada Presiden Jokowi bahwa presiden layak menganugerahkan gelar Mahaputra buat Nikita Mirzani. Srikandi modern milenial digital yang berani melawan “ayatollah semu” Ketika semua orang seperti dikatakan Khruschev takut bicara depan Stalin, dia yang paling berani mengritik Tentu saja setelah Stalin mati, baru Khruschev berani mengritik Stalin. Ini Nikita Mirzani mirip Che Guevara yang revolusioner zaman Kuba Fidel Castro. Kalau mau hemat Bintang Mahaputra yang dikembalikan oleh penerima yang menolak, boleh diserahkan secara unik kepada Nikita . Kalau mau pas wafatnya Presiden Kennedy 22 November agar kita tidak lupa jasa Presiden Kennedy mendamaikan Irian Barat sehingga tidak jadi perang Indonesia Belanda. Kennedy wafat, saya mestinya bisa dapat Nobel jika tidak malah mengganyang Malaysia 1863 dan keluar dari PBB 1965.Maka sejak itu Hadiah Nobel tidak pernah bisa kita raih.Karena terlalu sering blunder tembak bola ke gawang sendiri. Malah Tmtim Ramos Horta dan Uskup Bello yang dapat Nobel 1996.

CW: Semoga Indonesia akan dapat hadiah Nobel Perdamaian untuk penyelamatan Covid melalui operasi penegakan hukum dalam protocol pandemic Covid yang membahayakan keselamatan manusia.

Loading...

Artikel Terkait