https://vinosdeabona.com/slot-gacor/ https://www.tpcd.org.tr/slot-deposit-pulsa/ https://healthcare.skho.moph.go.th/labor-care/uploads/slot-deposit-pulsa/ https://seoscaning.com/slot-deposit-dana/ http://www.info-secur.ru/old/slot-deposit-pulsa-tanpa-potongan/ http://academia.uniminuto.edu/becassp/notas/jasabola/

Bisnis

Soal Larangan Ekspor Batubara, Rizal Ramli: Pemerintah Jokowi Ribet Amat

Oleh : very - Senin, 10/01/2022 10:14 WIB

Ekonom Senior Dr Rizal Ramli. (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID --- Ekonom senior, Rizal Ramli mengeritik cara pemerintahan Joko Widodo mengambil kebijakan yang terkesan hanya tambal sulam.

Salah satunya yaitu terkait larangan ekspor batubara. Larangan tersebut karena berkurangnya pasokan batubara di dalam negeri.

Mantan Menko Perekonomian itu mengatakan, krisis energi, dalam hal ini, kritis batubara untuk pembangkit listrik, tidak harus diatasi dengan larangan ekspor batubara.

"Pemerintah Jokowi ribet amat ngurus batubara. Larang ekspor, 5 hari dibatalkan," ujar Rizal Ramli melalui akun Twitternya, @RamliRizal, Jumat 7 Januari 2022.

Padahal, kata mantan Menko Kemaritiman itu, banyak pengusaha yang tidak menyetor kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). DMO adalah batasan minimal produksi batubara yang harus disetorkan untuk kebutuhan pasar dalam negeri.

Karena itu, katanya, pemerintah hanya cukup mengejar perusahaan agar mereka mematuhi DMO batubara untuk memenuhi kebutuhan PLN.

"Banyak pengusaha-pengusaha batubara yang tidak setor kewajiban DMO. Hanya 1% saja yang setor," ujar Bang RR – sapaan Rizal Ramli.

Dia mengatakan bahwa mudah saja bagi pemerintah untuk memaksa perusahaan yang tidak menyetor DMO batubara. Kata Bang RR, pemerintah dapat mengumumkan perusahaan yang belum setor dan memberikan penalti.

"Beres tu masalah. Itulah kalau mimpin modal pencitraan doang," ujar Rizal Ramli.

Seperti diketahui, pemerintahan Presiden Jokowi mengumumkan pasokan batubara untuk PLN mengalami krisis. Oleh karena itu, sejak 2 Januari 2022 hingga 31 Januari 2022 pemerintah memberlakuka larangan ekspor terhadap batubara. ***

Loading...

Artikel Terkait