https://vinosdeabona.com/slot-gacor/ https://www.tpcd.org.tr/slot-deposit-pulsa/ https://healthcare.skho.moph.go.th/labor-care/uploads/slot-deposit-pulsa/ https://seoscaning.com/slot-deposit-dana/ http://www.info-secur.ru/old/slot-deposit-pulsa-tanpa-potongan/ http://academia.uniminuto.edu/becassp/notas/jasabola/

Olah Raga

Bintang Barlean, Remaja Ajaib Dari Batam Kembali Bikin Heboh Juarai Rally Danau Toba 2022

Oleh : indonews - Senin, 08/08/2022 17:30 WIB

Pereli remaja Bintang Barlean dan Anondo Eko (co-driver), juara Danau Toba Kejurnas Rally 2022 putaran 1 di kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, 6-7 Agustus 2022

Parapat, Indonews.id - Geofany Bintang Barlean (17 tahun) dengan navigator Anondo Eko sukses meraih juara 1 kelas M2 putaran 1 Kejurnas Rally 2022 di   kawasan Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, Minggu (7/8/2022).

Pereli asal Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang mendapat julukan Bocah Ajaib itu berhasil menaklukkan 9 SS (Special Stage) sepanjang 333,86 km di hutan tanaman industri TPL, Naek Auli Parapat, Kabupaten Simalungun selama 2 hari gelaran.

Bintang - sapaan akrabnya - yang menggunakan Subaru N12B lawas bekas Hutomo Mandala Putra dan Ricardo Gelael ini, juga sebagai juara 3 Overall. Ryan Nirwan/Adi Indiarto (TGRI) sebagai juara pertama, dan A Rizky Prayoga/Donny Wardono (HRVRT) sebagai juara 2nya.

Bintang Barlean/Anondo Eko bersama pereli Andi Yusrizal/ Lanang Damarjati (kelas F2) dan ER Kaligis/co-driver Fadli Dolding (J2) juga berhasil membawa tim BRM Askrida sebagai pemenang Kejuaraan Team.  

Bintang Barlean mencetak total waktu 2 jam 6 menit 20 detik, pada 9 SS (Special Stage) yang digelar 6 SS pada Sabtu (6/8/2022) dan 3 SS hari Minggu (7/8/2022).

"Puji Tuhan, bisa juara kelas M2 dan ketiga Overall. Tapi sebetulnya karena lagi kebetulan aja, lagi beruntung, om," ujar Bintang tersenyum kalem. Bintang memang lebih suka bersikap low profile.

Ditambahkan oleh Bintang, dalam 9 SS yang ditempuhnya selama Rally Danau Toba 2022 kali ini tidak mengalami kendala yang cukup berarti. 

"Sempet sih melintir, karena memang treknya sangat menantang. Ditambah sempat, turun hujan sehingga licin. Namun bisa kami atasi dengan baik," terang Bintang. 

Selain itu, lanjut putra offroader kawakan Frans Barlean ini juga didukung performa mobil Subaru produksi Prodrive tahun 2005 yang ternyata masih sangat proper di ajang reli.

Padahal, pesaingnya di kelas M2 tidak sembarangan. Ada nama-nama senior sekelas Ijeck (pereli tuan rumah dan Wagub Sumatra Utara), Batara Michdar, H Prass 86, Donny Oekon hingga Rudy SL. 

Ditambah lagi, SS di kawasan Naek Auli sangat dikenal sebagai medan reli yang sangat menantang, dengan tingkat kesulitan tinggi yang pernah dipakai ajang WRC (World Rally Championship) pada 1996 dan 1997.

Ini merupakan kiprah kedua Bintang di ajang reli. Yang pertama, juga di Danau Toba Rally pada 11 Desember tahun lalu. Saat itu, pereli yang sudah kelihatan talenta besarnya pada usia 13 tahun saat juara Speed Offroad di sirkuit Tembong Jaya, Serang pada 2016, langsung menyabet juara 1 Non-Seeded (pemula).

Selamat untuk bro Bintang "Bocah Ajaib" dari Batam. (bud)

Loading...

Artikel Terkait