Opini

Langkah konkrit One Health

Oleh : luska - Sabtu, 01/10/2022 08:10 WIB

Penulis : Prof Tjandra Yoga Aditama (Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI / Guru Besar FKUI, Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit serta Mantan Kabalitbangkes)

Pada 30 September 2022 saya meyampaikan presentasi di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.  
Saya menyampaikan topik "Yok kenali One Health" dalam Seminar Rabies sehubungan tanggal 28 September 2022 adalah Hari Rabies Sedunia (“World Rabies Day”). Tanggal ini dipilih karena merupakan hari wafatnya Louis Pasteur pada 28 September 1895.

Baca juga : Gebrak dan Destar

Peserta seminar adalah mahasiswa  berbagai perguruan tinggi di Bali, agar ada peran nyata sivitas akademika dalam pengendalian rabies di Bali, apalagi menjelang KTT G20 mendatang. Sampai hari ini di tahun 2022 sudah 12 orang yang meninggal rabies akibat Bali, padahal tahun yang lalu hanya 1 orang yang meninggal.

Sesudah sessi saya maka ada diskusi menarik langsung dengan masyarakat, antara lain dengan Majelis Desa Adat Provinsi Bali yang mencakup lebih dari 1400 desa adat di Bali. Juga dihadirkan generasi muda content creator, pihak swasta dan pelaku pariwisata. Ini salah satu bentuk konkrit nyata bahwa penanggulangan Rabies dan juga One Health memang perlu melibatkan berbagai sektor terkait. Kita ketahui bahwa Bali memang selama ini punya reputasi amat baik dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakatnya.

Sebagai usul konkrit maka saya harapkan agar mahasiswa di Bali membentuk kelompok One Health antar mahasiswa kesehatan, kesehatan hewan, pertanian dan lingkungan, untuk lalu melakukan kegiatan nyata di lapangan a.l dengan penyebaran infomasi lewat tik tok, instagram story dan berbagai media sosial lainnya.

Presentasi saya hari ini adalah tepat sehari sesudah peringatan dies natalis ke 60 Universitas Udayana. Karena itu, sebagai penutup saya sampaikan pantun untuk Univesitas Udayana. 
Alpukat manis enak rasanya...
Danau luas tempat berenang angsa...
Selamat Dies Natalis Universitas Udayana...
Sukses senantiasa membangun bangsa...

Dan khusus untuk para mahasiswa peserta seminar pagi ini saya sampaikan
Jeruk Bali lezat rasanya...
Dingin tersimpan di lemari es...
Mahasiswa Bali memang OK punya...
Semua siap berantas rabies...

 

Artikel Terkait