Nasional

Serangan Terhadap Rizal Ramli, `Teknik Nabok Nyilih Tangan` yang Tidak Kesatria

Oleh : very - Kamis, 24/11/2022 06:07 WIB

Rizal Ramli saat memimpin demo mahasiswa. (Foto: Konfrontasi.com)

Jakarta, INDONEWS.ID - Muncul banyak serangan terhadap tokoh nasional, DR Rizal Ramli yang dipastikan merupakan hoax alias kabar bohong. Serangan itu menurut para netizen bersumber dari akun media sosial bernama Johny Saleh.

Aktivis Pergerakan Rizal Ramli menanggapi cuitan tersebut dengan mengatakan bahwa cuitan tersebut merupakan teknik “Nabok Nyilih Tangan”.

“Konfrontasi teknik ‘Nabok Nyilih Tangan’ – Ciri-ciri bukan kesatria dan jiwa kerdil,” cuit ekonom senior tersebut dipantau di Jakarta, Kamis (24/11).

Sebelumnya, akun Johny Saleh menuliskan bahwa “Rizal Ramli 423 nangis meraung raung nyium kaki penyidik dsb ketika dipenjara di Bandung,” cuit Johny Saleh.

Isi media sosial tersebut dipastikan merupakan hoax dan fitnah para buzzerRp yang jahat, dan keji demi menciptakan kekacauan dan perpecahan anak-anak bangsa.

Namun, banyak bantahan juga dilakukan oleh para netizen, termasuk dari tokoh nasional. Salah satunya berasal dari testimoni atau kesaksian Ir. Alhilal Hamdi 73, mantan Menteri Tenaga Kerja.

Dia menulis, “Saya sekamar di sel bareng Bung @⁨Rizal Ramli 423 di POMDAM CPM Jl Jawa Bandung berlanjut satu ruang terus di Sukamiskin gak pernah alami @⁨Rizal Ramli 423 nangis meraung2 nyium kaki penyidik dsb...,” cuitnya.

Kemudian dia melanjutnkan cuitannya, “Kami ketawa tawa, bermusik, nyanyi-nyanyi, baca buku, olahraga bareng NAPI Politik & Kriminal..Saat itu, beberapa ibu2 Persatuan Orangtua Mahasiswa (POM) - dipimpin almarhumah ibu Surono & ibu Achmad Noe’man lah yang urus berbagai keperluan dibantu mahasiswa/i yunior. Gak pernah kenal atau ketemu ibu Azis Saleh..,” tambahnya.

“Gak tahu kalau aktivis lain . @⁨Rizal Ramli 423⁩ prestasi akademis bagus, seperti juga aktivis lain dan kemudian nerusin di LN, bidang ekonomi yang memang diminati..,” tulisnya.

“Saat itupun, hubungan dengan Rektor Rektor ITB sangat baik: Iskandar Alisjahbana dan Sudjana Sapei,” demikian kesaksian  Ir. Alhilal Hamdi 73, Mantan Mentri Tenaga Kerja.

Lain lagi kesaksian IR. Abdul Rachim, EL ITB 1972.

Dia menulis bahwa saat menjadi Wakil Ketua Dewan Mahasiswa ITB pada tahun 1975/1976, Rizal Ramli adalah sosok yang keras dan sangat memegang prinsip yang diyakininya.

Bang RR – sapaan Rizal Ramli – tidak pernah menyerah pada keadaan sesulit apapun.

“Rizal Ramli saya kenal sekali sejak sama2 menjadi Wakil Ketua Dewan Mahasiswa ITB 1975/1976 . Orangnya keras sangat memegang prinsip yg diyakininya , tidak pernah menyerah kepada keadaan yg sesulit apapun, kepada siapapun . Sejak saat itu kami tetap berteman dan sangat sering ber kegiatan bersama bahkan dari hari kehari. Jadi saya sangat mengenal betul karakter beliau karena sudah kenal selama lebih dari 45 tahun,” cuitnya. 

Karena itu, katanya, cuitan dari Johny Saleh itu merupakan kabar bohong.

“Bohong sekali kalau ada tulisan yang mengaku dari Johny Saleh yg mengatakan bahwa Rizal Ramli me-raung2 minta maaf pada waktu ditangkap , ditahan dan diadili dalam rangka aktivitasnya di Gerakan Mahasiswa 1978 . Saya yg bersama-sama dengan Rizal Ramli, Irzadi Mirwan alm dan Yoseph Manurung alm diadili di Pengadilan Negeri Bandung dalam kaitannya sama2 menulis Buku Putih Perjuangan Mahasiswa 1978 bahkan tidak pernah mengajukan naik banding atas vonis 1,5 tahun karena ketidak percayaan kami terhadap  Sistim Peradilan Orde Baru,” cuitnya. 

Dia juga menulis bahwa terkait peran Ibu Aziz Saleh seperti beredar dalam cuitan Johny Saleh adalah kesalahan besar.

“Satu lagi disebutkan dalam tulisan itu ada peranan ibu Azis Saleh dalam membantu mahasiswa saat itu adalah bohong besar . Yg sering membantu para aktivis mahasiswa yg diadili saat itu adalah pengurus IOM ITB ibu Soerono alm dan ibu Noe`man alm . Kalau melihat masivnya penyebaran tulisan yg katanya dibuat oleh Johny Saleh itu, masuk ke setiap wag angkatan di alumni ITB maka bisa dipastikan ini perbuatan buzzer berbayar,” cuit Ir Abdulrachim Kresno. ***

Artikel Terkait