Jakarta, INDONEWS.ID--Persis Solo gagal memetik poin penuh saat melawan Persik Kediri pada duel lanjutan BRI Liga 1, pekan ke-23 di di Stadion Manahan, Solo, Senin (23/9/2024) mulai jam 19.00.WIB.
Pada pertandingan ini, tuan rumah Persik Kediri harus bermain hanya 10 orang sejak awal lantaran kartu merah yang diperoleh Fergonzi pada menit kelima.
Beruntung, meskipun kurang dalam jumlah pemain, Persik masih bisa bertahan dan tidak kebobolan. Sebaliknya, Persis gagal memanfaatkan kelebihan jumlah pemain untuk mengintimidasi tuan rumah.
Karena hanya bermain imbang, kedua tim hanya mendapatkan masing-masing satu poin. Penambahan 1 poin tidak cukup untuk menyelamatkan Persis dari zona degradasi.
Skuad Laskar Sambernyawa berada dj peringkat 17 dengan mengoleksi 18 poin dari 23 laga. Sementara Persik tetap berada di peringkat ke-7 dengan perolehan 33 poin dari 23 laga.
Duel dua pasukan berjalan dengan tempo yang cukup cepat sejak awal. Kedua tim menerapkan permainan terbuka, saling serangan tak terhindarkan.
Pertandingan baru berjalan 5 detik, Persik harus bermain dengan 10 pemain. Wasit memberikan kartu merah kepada Ramiro Fergonzi karena pelanggaran berupa aksi menyikut Sutanto Tan, pemain Persis. Nampaknya, Fergonzi emosi lantaran Sutanto menutup pergerakannya.
Sebelum mengeluarkan kartu merah, Gedion Dapaherang, sempat mengecek VAR. Hasilnya terkonfirmasi kalau Fergonzi melakukan tindakan terlarang berupa pelanggaran berat. Wasit pun mengeluarkan kartu merah.
Sayang sekali, Persis membuang kesempatan untuk meneror tuan rumah. Mereka gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menciptakan banyak peluang dan membuahkan gol.
Persis mendapatkan peluang sepakan pojok dari Mousa Sidibe menit ke-65. Sayangnya upaya sepakan pojok masih belum menghasilkan peluang terbaik.
Alih-alih mengancam gawang Persik, malah Persis yang nyaris kebobolan pad menit 69. Beruntung, Muhammad Riyandi berhasil menyelamatkan gawang dengan menepis bola tendangan keras Mohammad Khanafi, dari dalam kotak penalti.
Pada menit 71, Persik sempat unggul 1-0 lewat gol Majed Osman. Namun wasit kemudian menganulir gol dari Majed Osman setelah melakukan pengecekan melalui VAR. Gol dianulir karena Ousmane Fane dianggap dalam posisi offside.
Pada menit ke-80, lampu Stadion Brawijaya mendadak padam. Wasit terpaksa menghentikan sementara pertandingan hingga akhirnya kembali dilanjutkan pada menit ke-87.
Sebagai kompensasinya, wasit memberikan 8 menit tambahan waktu dari waktu normal atau 90+8. Namun tidak ada gol tercipta hingga pertandingan selesai. Skor tetap 0-0.
Susunan pemain
Persik Kediri: Leonardo Navacchio; Al Hamra Hehanussa, Brendon Lucas, Francisco Carneiro, Yusuf Meilana; Krisna Bayu, Majed Osman, Ousmane Fane, Rifqi Ray Farandi; Mohammad Khanafi, Ramiro Fergonzi
Persis Solo: Muhammad Riyandi; Jordy Soleman, Jose Cleylton, Rizky Dwi, Sutanto Tan; Lautaro Jose Belleggia, Sho Yamamoto; Althaf Alrizky, Jhon Cley, Ramadhan Sananta, Moussa Sidibe.