Nasional

Waspadai Penipuan Pinjaman Online yang Mengatasnamakan PNM, Masyarakat Diminta Lebih Waspada di Era Digital

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 01/05/2025 08:49 WIB


L. Dodot Patria Ary selaku Sekretaris Perusahaan PNM (Foto: Dok. PNM)

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Di tengah kemajuan teknologi yang memudahkan berbagai aspek kehidupan, masyarakat justru dihadapkan pada risiko baru, salah satunya penipuan digital berkedok pinjaman online. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga pembiayaan resmi, termasuk PNM sendiri.

Dalam keterangan resminya, PNM menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menawarkan layanan pinjaman melalui media sosial, aplikasi pesan instan, atau situs tidak resmi. Semua layanan, terutama program unggulan seperti PNM Mekaar, dilakukan secara langsung melalui pertemuan tatap muka bersama petugas lapangan (account officer).

“Modus ini berpotensi merugikan masyarakat secara finansial. Yang terpenting adalah kesadaran penuh saat mengakses informasi di dunia digital dan mengkonfirmasi informasi yang muncul selain di akun resmi jasa keuangan,” ujar L. Dodot Patria Ary, Sekretaris Perusahaan PNM.

PNM juga meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran pinjaman yang datang tiba-tiba, apalagi jika disertai tautan mencurigakan. Praktik ini kerap menyasar masyarakat menengah ke bawah yang membutuhkan pembiayaan cepat, namun kurang memiliki literasi digital dan keuangan yang memadai.

Sebagai lembaga yang fokus pada pemberdayaan pengusaha ultra mikro, PNM menjalankan misi holistik melalui tiga pilar utama: modal finansial, intelektual, dan sosial. Program PNM Mekaar sendiri tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha secara intensif melalui pertemuan kelompok mingguan.

“Fokus kami adalah membantu kehidupan keluarga prasejahtera agar lebih berdaya. Karena itu, interaksi langsung menjadi fondasi penting dari seluruh layanan kami,” tambah Dodot.

PNM juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan memperkuat sistem keamanan digital dalam seluruh layanan. Edukasi berkelanjutan menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah tertipu oleh informasi palsu yang kian marak di era digital.

Sebagai langkah preventif, masyarakat disarankan hanya mengakses informasi resmi terkait PNM melalui situs dan akun media sosial resmi yang telah terverifikasi. Dengan kerja sama dan kewaspadaan bersama, diharapkan potensi penipuan digital yang merugikan dapat diminimalkan.*

Artikel Lainnya