Nasional

Perkuat Pemberdayaan, Dirut PNM: Perempuan adalah Kekuatan Besar Bangsa

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 01/05/2025 09:14 WIB


Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi saat meninjau nasabah PNM Mekaar di Dusun Klemungsari, Banyuwabgi, Jawa Timur, Jumat (27/9/2024).

 

Jakarta, INDONEWS.ID – Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Arief Mulyadi, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang berkualitas dan stabil secara sosial.

Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan pelatihan pengembangan kapasitas usaha yang digelar oleh PNM di Cilacap, Jawa Tengah, yang dihadiri oleh lebih dari 800 pelaku usaha mikro perempuan nasabah PNM Mekaar.

Menguatkan pernyataan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, Arief menyatakan bahwa peran perempuan sebagai tulang punggung ekonomi keluarga perlu terus diperkuat, bukan hanya dari sisi finansial, tetapi juga dari sisi pendidikan dan sosial.

"Ketika perempuan diberdayakan, dampaknya tidak hanya pada ekonomi rumah tangga, tapi juga pada kualitas pengasuhan, pendidikan anak, dan stabilitas sosial. Apa yang disampaikan Ibu Veronica Tan sangat kami amini, kekuatan perempuan adalah kekuatan besar bagi bangsa," tegas Arief.

Sebagai lembaga pembiayaan yang fokus pada pemberdayaan pengusaha ultra mikro, PNM secara konsisten memberikan tiga jenis modal kepada para nasabahnya: modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial. Arief menjelaskan bahwa pendekatan ini telah terbukti mampu membangun kemandirian dan kepercayaan diri perempuan dalam mengembangkan usaha dan memperbaiki kondisi kehidupan keluarga mereka.

"Pemberdayaan ini tidak cukup hanya dengan memberi dana. Kami dampingi mereka dengan pelatihan, edukasi, dan dukungan komunitas agar setiap perempuan nasabah kami tumbuh menjadi pelaku usaha yang tangguh," tambahnya.

Kegiatan pelatihan di Cilacap ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PNM untuk memperluas akses pembiayaan dan pendampingan usaha secara merata di seluruh Indonesia, khususnya bagi perempuan prasejahtera yang memiliki potensi ekonomi besar namun minim akses terhadap layanan keuangan formal.

Wakil Bupati Cilacap, Amy Amalia Fatma Surya, juga menyambut baik inisiatif ini. Ia menyebut program pemberdayaan ekonomi perempuan sangat relevan di tengah tingginya angka perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga di wilayahnya, yang mayoritas dipicu oleh masalah ekonomi.

Dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor pembiayaan seperti PNM, Arief Mulyadi berharap semakin banyak perempuan Indonesia yang bisa bangkit, mandiri, dan menjadi pilar penting dalam membangun kesejahteraan keluarga dan bangsa.

Artikel Lainnya