Nasional

PNM Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Pontianak untuk Perluas Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Oleh : Rikard Djegadut - Senin, 21/07/2025 20:38 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Pontianak menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Pontianak untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas. Inisiatif ini bertujuan memperkuat peran PNM dalam mendukung pertumbuhan usaha ultra mikro di wilayah tersebut.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut positif rencana kerja sama ini dan menegaskan bahwa pemerintah kota terus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah melalui kemitraan produktif. Saat ini, sebanyak 22 ribu warga telah menerima bantuan pembiayaan tanpa jaminan dari PNM melalui program pembiayaan ultra mikro.

“Ini sangat membantu pelaku usaha ultra mikro. Bantuan ini diberikan tanpa jaminan dan sudah berjalan dengan baik. Syaratnya, mereka tergabung dalam kelompok,” ujar Edi usai menerima jajaran manajemen PNM Cabang Pontianak di ruang kerjanya, Senin (21/7/2025).

Ia menambahkan, total dana yang telah disalurkan PNM kepada masyarakat Pontianak hampir mencapai Rp67 miliar. Dana tersebut mendukung berbagai jenis usaha kecil yang digerakkan oleh masyarakat prasejahtera, baik yang baru memulai maupun yang sedang mengembangkan usaha.

“Dengan dukungan permodalan ini, kami harap bisa meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat sehingga mendorong kemandirian ekonomi,” jelasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, Pemkot Pontianak melibatkan sejumlah dinas teknis seperti Dinas Sosial, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Tenaga Kerja.

“Kami berharap ke depan sinergi antara pemerintah daerah dan PNM semakin kuat agar lebih banyak warga yang terbantu,” imbuh Edi.

Sementara itu, Pemimpin Cabang PNM Pontianak, Deded Oktavi, menyampaikan bahwa pertemuan dengan Pemkot juga membahas kemungkinan kolaborasi dalam program pelatihan dan penyaluran kerja, khususnya bagi penyandang disabilitas.

“Kami ingin menjajaki kerja sama konkret dalam pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pelatihan dan penyaluran kerja,” terang Deded.

Ia menegaskan bahwa PNM siap bersinergi dengan program pelatihan milik Disnaker dan menyalurkan peserta pelatihan sebagai karyawan binaan. Deded juga menyoroti komitmen PNM dalam mendukung program nasional pengentasan kemiskinan ekstrem melalui Program Penguatan Kapasitas Usaha Ultra Mikro (P3KI).

“Melalui program Mekaar, kami tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan pelatihan usaha kepada masyarakat prasejahtera,” jelasnya.

PNM berharap kerja sama dengan Pemerintah Kota Pontianak dapat segera terwujud sehingga manfaat program pemberdayaan ekonomi bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi ekonomi paling rentan.*

Artikel Lainnya