Jakarta, INDONEWS.ID – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap bahwa nama Muhammad menjadi nama laki-laki paling populer di kalangan generasi alpha, yaitu kelompok kelahiran tahun 2010 hingga 2024.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Dukcapil, Teguh Setyabudi, dalam acara Satu Data Untuk Semua: Summit Data Kependudukan Semester I 2025 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Kamis (28/8).
Acara ini merupakan forum tahunan yang memaparkan data kependudukan nasional, sekaligus mendorong pemanfaatan data untuk pelayanan publik, pembangunan, hingga perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran menuju terwujudnya Asta Cita.
Dalam paparannya, Teguh menjelaskan bahwa nama Muhammad paling banyak digunakan sebagai nama depan oleh orang tua untuk anak laki-lakinya.
Dukcapil mencatat sejumlah kombinasi nama yang populer dengan awalan Muhammad, antara lain: Muhammad Al Fatih digunakan oleh 25.777 orang, Muhammad Rafa Azka Putra dipakai 11.110 orang dan Muhammad Yusuf tercatat 8.930 orang
Menurut Teguh, fenomena ini mencerminkan kuatnya tradisi masyarakat Indonesia, khususnya umat Muslim, dalam memberikan nama dengan makna religius yang sarat doa serta harapan baik bagi anak-anak mereka.
“Nama Muhammad bukan hanya populer, tetapi juga mengandung nilai religius yang dalam. Ini menunjukkan identitas budaya dan spiritual masyarakat kita,” ujarnya.