Jakarta, INDONEWS.ID - Organisasi yang menaungi keluarga para Pahlawan Nasional, Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa demonstrasi di Jakarta maupun di beberapa daerah baru-baru ini. Demonstrasi ini telah menimbulkan korban jiwa, luka-luka, serta trauma sosial yang luas di tengah masyarakat.
“Kami memandang bahwa kejadian tersebut bukanlah sekadar dinamika politik atau ketegangan sesaat, melainkan cerminan keresahan mendalam rakyat terhadap situasi sosial, ekonomi, dan politik yang semakin menjauh dari semangat keadilan dan amanat konstitusi,” ujar Ketua Umum Dewan Pengurus IKPNI, Prof. Dr. Meutia F. Hatta Swasono didampingi Sekretaris Jenderal Antarini Malik di dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin (1/9).
Sebagai pewaris nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa, IKPNI juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi kekerasan dalam ruang demokrasi, yang semestinya menjadi wadah ekspresi damai rakyat. Korban dari kelompok manapun harus dihormati sebagai bagian dari bangsa ini yang berhak atas perlindungan dan keadilan.
Selain itu, IKPNI juga menyerukan agar seluruh pemimpin bangsa, baik eksekutif, legislatif, maupun aparat keamanan, agar menanggapi peristiwa ini dengan empati, keterbukaan, dan tanggung jawab moral, bukan dengan pendekatan kekuasaan yang represif. “Keberpihakan terhadap rakyat harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Selanjutnya, IKPNI juga menegaskan pentingnya pertobatan moral dan evaluasi nasional, terutama terhadap praktik-praktik kekuasaan yang sarat dengan korupsi, kolusi, nepotisme, dan penyalahgunaan wewenang. Tindakan- tindakan ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat perjuangan para pahlawan bangsa.
Karena itu, IKPNI mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dunia pendidikan, kaum muda, serta media massa, untuk bersama-sama menciptakan ruang-ruang rekonsiliasi, dialog terbuka, dan transformasi sosial demi membangun bangsa yang lebih adil dan berkeadaban.
IKPNI juga mengimbau semua pihak untuk menahan diri dari provokasi, penyebaran disinformasi, maupun ujaran kebencian yang hanya memperkeruh keadaan. Nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan kebersamaan harus dikedepankan dalam menghadapi krisis.
IKPNI menyampaikan rasa hormat dan duka cita yang mendalam korban yang telah gugur, termasuk almarhum Affan Kuniawan, pengemudi ojek daring yang menjadi simbol nyata dari rakyat kecil yang terhimpit dalam konflik sosial.
“Kami juga menyatakan solidaritas kepada seluruh warga yang mengalami penderitaan akibat peristiwa tersebut. Sebagai bagian dari bangsa ini, IKPNI akan terus berkomitmen menjaga warisan perjuangan para Pahlawan Nasional dengan mengedepankan nilai keadilan, persatuan, dan kemanusiaan dalam setiap dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. *