Jakarta, INDONEWS.ID - Ikatan Keluarga Pahlawan Nasioanl Indonesia (IKPNI) hari ini merayakan Syukuran Hari Ulang Tahun ke-51, di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (22/11/2025).
Ulang Tahun IKPNI tahun 2025 ini memilih tema ”IKPNI Menguatkan Persaudaraan: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan IKPNI Jaya!”.

Acara syukuran ini terbilang istimewa karena dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Indonesia, Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), kementerian yang baru saja dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto. Gus Irfan memberikan pidato dalam acara tersebut. Gus Irfan merupakan cucu dari Pahlawan Nasional KH. Hasyim Asy`ari, yang juga merupakan pendiri Nahdlatul Ulama (NU).
Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum IKPNI, Prof. Dr. Meutia F. Hatta Swasono, dan cucu Pahlawan Nasional, Ir H. Djuanda Kartawidjaja, Ismeth Wibowo dan sejumlah anggota IKPNI.

Acara dimulai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum IKPNI, Prof Meutiah yang dibagikan kepada Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan.
Prof Meutiah berharap semoga dengan syukuran tersebut dapat menguatkan langkah pengabdian agar semakin kuat dalam melestarikan nilai kepahlawanan bagi bangsa.

Sementara, Ismeth Wibowo mengatakan, ”Bagi jiwa kepahlawanan pengorbanan bukan beban melainkan panggilan moral”.
Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 1974, para istri pahlawan nasional di antaranya Ibu Martadinata, Ibu Djuanda, Ibu Sjahrir, Ibu Wahid Hasyim dan Sekjen Departemen Sosial (saat itu) Ibu Rusiah Sardjono SH. mendirikan Ikatan Keluarga Pahlawan Indonesia (IKPI) yang dikukuhkan oleh Menteri Sosial, H.M.S Mintaredja, SH.

IKPI merupakan wadah untuk menghimpun para anggota keluarga pahlawan nasional serta melestarikan nilai-nilai kejuangan dan kepahlawanan dalam masyarakat.
Pada 21 November 1989, IKPI kemudian berubah menjadi Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) sesuai dengan perkembangan sosial kemasyarakatan.

Pada 2002, kepengurusan dilimpahkan kepada putra-putri pahlawan untuk terus dapat menjaga kelangsungan komunikasi antar keluarga dan terus membangun kebersamaan dalam menjaga kelangsungan kehidupan para keluarga pahlawan.
Disamping itu, untuk selalu memberikan perhatian terhadap perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara agar tidak menyimpang dari cita-cita pendirian negara seperti yang termaktub pada Mukaddimah UUD 1945, bangsa dan masyarakat yang adil, makmur dan bermartabat.

IKPNI memiliki visi yaitu ”Terwujudnya bangsa dan negara yang mandiri, berkepribadian, bermanfaat dan berdaulat sesuai cita-cita para pendiri bangsa dan negara”. Juga memiliki misi ”Membangkitkan kembali jiwa kepahlawanan seluruh rakyat dan pimpinan nasional sebagai landasan untuk menentukan kebijakan dan langkah-langkah dalam pembangunan bangsa dan negara yang berorientasi kepada kepentingan rakyat”. *