Jakarta, INDONEWS.ID - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pelaksanaan Program Ecolife di Kalurahan Karangtengah, Imogiri, Kabupaten Bantul.
Dalam program tersebut, PNM menyalurkan bantuan berupa pengadaan tong sampah sebagai upaya mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih baik dan bertanggung jawab.
Pemimpin Cabang PNM Yogyakarta, Agus Triyanto, mengatakan bahwa Program Ecolife merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM. Program ini difokuskan pada penyediaan fasilitas pendukung kebersihan lingkungan bagi masyarakat di sekitar Unit Mekaar Imogiri, sekaligus sebagai sarana edukasi lingkungan.
“Kalurahan Karangtengah dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Keberadaan sarana penampungan sampah dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran warga agar tidak membuang sampah secara sembarangan. Program Ecolife diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan,” ujar Agus, Minggu (14/12).
Melalui Program Ecolife, PNM ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif. Tong sampah yang disalurkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi pemicu perubahan perilaku masyarakat ke arah yang lebih peduli terhadap lingkungan.
“Melalui Program Ecolife, kami berharap dapat terus menjadi bagian dari solusi atas permasalahan lingkungan di tingkat masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” katanya.
Agus menambahkan, pelaksanaan TJSL PNM selalu diarahkan agar memberikan dampak nyata dan berkesinambungan. Menurutnya, PNM tidak hanya hadir dalam pembiayaan dan pemberdayaan usaha ultra mikro, tetapi juga berkomitmen mendukung lingkungan sosial tempat nasabah dan masyarakat bertumbuh dan berkembang.*(Krjogja)