Nasional

Diduga Diserang WNA China, TNI Kumpulkan Data Insiden Tambang Emas di Ketapang

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 16/12/2025 08:02 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga diserang oleh sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal China di kawasan tambang emas di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Hingga kini, TNI masih melakukan pendalaman dan verifikasi atas informasi tersebut.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, mengatakan pihaknya belum dapat menyampaikan rincian lengkap terkait insiden tersebut. Menurutnya, proses pengumpulan data di lapangan masih berlangsung.

“Terkait informasi tersebut, saat ini TNI masih mengumpulkan dan memverifikasi data di lapangan,” ujar Freddy saat dihubungi, Senin (15/12).

Freddy menambahkan, hingga saat ini belum diperoleh informasi yang komprehensif mengenai kronologi kejadian maupun jumlah personel TNI yang diduga menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

“Belum ada informasi yang komprehensif terkait kronologi maupun jumlah korban,” katanya.

Ia memastikan, TNI akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah seluruh data terkumpul dan terkonfirmasi. “Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah data lengkap dan terkonfirmasi,” tegas Freddy.

Berdasarkan informasi yang beredar, insiden tersebut diduga bermula ketika belasan WNA China menerbangkan sebuah drone di area tambang emas. Aksi itu kemudian ditegur oleh pihak keamanan tambang serta personel TNI yang tengah melakukan patroli. Namun, para WNA tersebut diduga justru melakukan penyerangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak TNI masih melakukan koordinasi dan pendalaman untuk memastikan fakta serta kronologi kejadian di lapangan.

Artikel Lainnya