Jakarta, INDONEWS.ID - Suasana penuh keakraban terasa ketika para legenda balap Indonesia duduk satu meja bersama pembalap muda dalam tradisi tahunan Buka Puasa Bersama (Bukber) Pembalap 3 Djaman di The Balai Sarwono, Jalan Jeruk Purut, No.14, Kemang Jakarta Selatan.
Kegiatan yang dihadiri lebih dari 110 peserta pada Sabtu, 14 Maret 2026 itu menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus diskusi tentang masa depan motorsport nasional.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting dunia balap seperti Tinton Soeprapto, Benny Hidayat, Ria Sungkar, Rizal Sungkar, dan Rifat Sungkar. Kehadiran para legenda bersama generasi baru pembalap memperlihatkan kuatnya solidaritas komunitas motorsport di Tanah Air.
Ketua Umum IMI Pusat, Moreno Soeprapto, mengaku bangga melihat tradisi pertemuan lintas generasi ini terus terjaga. Ia menilai acara seperti ini memberi ruang penting bagi pembalap senior dan junior untuk saling bertukar pengalaman demi kemajuan industri balap nasional.
"Saya sangat bangga dan terus mengapresiasi bahwa acara Pembalap 3 Djaman ini rutin terus diadakan setiap tahunnya, apalagi dengan euforia yang tak pernah padam seperti malam ini,” ucapnya saat diwawancarai media seperti dikutip dari Mobilinanews.com, Sabtu (14/3/2026).
Moreno menekankan pentingnya regenerasi dan ruang berbagi pengalaman antar pembalap.
“Acara ini memberi ruang nyata bagi para pembalap muda dan senior untuk saling sharing dan berbagi ilmu. Ini penting, tidak hanya untuk karir semata, tapi pastinya untuk bersama kita mendorong industri motorsport nasional ke level yang lebih tinggi,” tambahnya.
Moreno juga menyampaikan pesan kepada pembalap muda agar tidak cepat merasa puas dengan pencapaian yang sudah diraih. Ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai dan semangat yang diwariskan para legenda balap nasional.
“Sesuai dengan arahan atau marwah dari Om Benny Hidayat, jangan pernah cepat berpuas diri. Tetaplah fokus pada tujuan, asah terus kemampuan kalian, karena perjuangan di lintasan dan di industri ini masih sangat panjang ke depan,” tutur Moreno.
Selain mempererat hubungan antar pembalap, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim, menambah makna kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Saat waktu berbuka tiba, para tamu disuguhi beragam hidangan khas Nusantara hingga Timur Tengah, mulai dari nasi kebuli, domba guling, gultik, aneka sate hingga pempek yang tersaji melimpah. Suasana hangat pun semakin terasa ketika para pembalap berbincang santai di meja makan.
Kesuksesan penyelenggaraan Bukber Pembalap 3 Djaman tahun ini tidak lepas dari peran Tomi Hadi dari Gazpoll Racing Team yang menjadi salah satu penggagas acara. Ia mengaku bersyukur meski persiapan dilakukan dalam waktu singkat, kegiatan tersebut tetap mendapat sambutan besar dari komunitas balap.
"Alhamdulillah, semua berjalan lancar meskipun persiapannya terbilang dadakan, semua bisa hadir, pembalap muda bisa saling bertemu, mengenal, dan berbagi cerita langsung dengan para seniornya,” terangnya di kesempatan yang sama.
“Apalagi kehadiran tokoh-tokoh penting yang menyempatkan hadir seprti kehadiran Ketua Umum IMI Pusat (Moreno Soeprapto) yang tentu menjadi suatu kehormatan tersendiri bagi kita semua di sini,” sambungnya.
Menurut Tomi, esensi dari kegiatan ini adalah menjaga silaturahmi antar generasi pembalap, sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan di tengah perkembangan teknologi balap yang semakin pesat.
“Melalui acara ini, kita ingin silaturahmi terus terjalin. Bahasa gampangnya, ini seperti perkumpulan tiga angkatan yang kumpul untuk saling mengenal dan sharing seputar dunia balap, baik dari junior ke senior maupun sebaliknya,” ujarnya.
“Terlebih, perkembangan zaman di dunia balap ini kan terus maju pesat, jadi pembalap senior pun sebenarnya bisa belajar banyak tentang teknologi-teknologi zaman sekarang lewat para juniornya. Inilah esensi dari Pembalap 3 Djaman,” pungkas Tomi Hadi.
Pertemuan hangat lintas generasi ini menjadi pengingat bahwa di balik kerasnya persaingan di lintasan, keluarga besar motorsport Indonesia tetap terikat dalam solidaritas kuat demi membawa prestasi Merah Putih melaju lebih jauh di panggung internasional.*