Jakarta, INDONEWS.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi memiliki Direktur Utama baru. Posisi pucuk pimpinan perusahaan kini dijabat Kindaris yang menggantikan Arief Mulyadi.
Penunjukan Kindaris sebagai Direktur Utama menjadi sorotan karena dirinya bukan sosok baru di lingkungan PNM. Ia memulai karier dari level bawah sebagai Account Officer (AO) pada periode 2000-2001.
Berdasarkan informasi dari laman resmi PNM, Minggu (10/5/2026), setelah menjadi AO, Kindaris dipercaya menjabat Kasie KP III pada 2001-2002. Kariernya kemudian terus menanjak dengan menduduki berbagai posisi strategis di perusahaan pelat merah tersebut.
Pada 2002-2004, Kindaris menjabat sebagai Kasie Pengembangan Usaha dan Kasie Pengembangan Bisnis. Ia juga pernah menjadi Kepala Cabang Pekanbaru pada 2004-2007 sebelum dipercaya memimpin Cabang Bandung selama 2007-2013.
Alumni Magister Manajemen Universitas Trisakti itu juga sempat memegang sejumlah posisi penting lainnya, seperti Kepala Divisi Pusat Pelatihan pada 2013-2014 serta Kepala Divisi Pembiayaan Program Kemitraan pada 2014-2015.
Kariernya terus berkembang dengan dipercaya menjadi Kepala Divisi Pembiayaan Program Kemitraan & Afiliasi pada 2015, Kepala Divisi Sumber Daya Manusia pada 2017-2018, hingga Kepala Divisi Manajemen Risiko, GCG, dan PPL pada 2018.
Tak hanya itu, Kindaris juga pernah menjabat EVP Pengawasan dan Legal pada 2018-2019, EVP Bisnis ULaMM pada 2018 dan kembali menjabat posisi serupa pada 2019-2021. Ia juga sempat menjadi EVP ULaMM dan Jasa Manajemen pada 2019.
Pada periode 2021-2022, Kindaris dipercaya menjadi Direktur Bisnis. Selanjutnya, ia menjabat Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PNM pada 2022-2025.
Sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Direktur Utama PNM, Kindaris lebih dulu menjabat Direktur Bisnis PNM sejak 2025.
Perjalanan karier Kindaris yang dimulai dari posisi Account Officer hingga kini menduduki kursi Direktur Utama dinilai menjadi bukti panjangnya pengalaman dan kiprahnya di tubuh PNM.*