Nasional

Luhut Akui Ada Banyak Masalah di MBG, Sebut Pemerintah Terlalu Buru-buru

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 25/06/2026 21:48 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih memerlukan sejumlah penyempurnaan. Salah satu catatan utama dalam evaluasi program tersebut adalah proses implementasi yang dinilai berjalan terlalu cepat sehingga memunculkan berbagai kendala di lapangan.

Pernyataan itu disampaikan Luhut usai menerima paparan hasil evaluasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) bersama timnya di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Rabu (24/6/2026).

"Kalau MBG itu kita sempat evaluasi. Kemarin Wakil Kepala MBG dengan timnya datang ke Dewan Ekonomi. Dan kita memaparkan hasil survei dan usulan-usulan kita," kata Luhut.

Dalam evaluasi tersebut, DEN menyampaikan sejumlah rekomendasi guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program unggulan pemerintah tersebut. Salah satu masukan utama adalah agar implementasi MBG dilakukan secara bertahap, bukan sekaligus dalam skala besar.

Menurut Luhut, pendekatan bertahap akan memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk memahami berbagai tantangan yang muncul selama pelaksanaan program, sekaligus melakukan perbaikan sebelum cakupannya diperluas.

"Kenapa harus semua sekaligus, kan bisa dibikin bertahap. Sehingga sampai kita lebih paham," ujarnya.

Meski mengakui adanya sejumlah kekurangan pada tahap awal pelaksanaan, Luhut tetap optimistis program MBG akan semakin baik dalam enam bulan hingga satu tahun mendatang. Ia menilai program tersebut memiliki dampak ekonomi yang signifikan karena mampu mendorong pemerataan kesejahteraan hingga ke tingkat bawah.

"Karena itu kan pemerataan sebenarnya. Jadi Rp1 triliun per hari turun ke bawah itu dampaknya besar," katanya.

Luhut juga mengakui sejumlah persoalan yang sempat mencuat merupakan konsekuensi dari pelaksanaan program yang berlangsung dalam waktu relatif singkat.

"Hanya kemarin mungkin agak kita terlalu sedikit buru-buru. Sehingga banyak yang masalah di sini," ujar Luhut.

Kendati demikian, ia menegaskan pemerintah telah menangani berbagai persoalan yang muncul selama implementasi program MBG. Karena itu, ia berharap masalah yang sempat terjadi tidak lagi menjadi polemik berkepanjangan.

"Kan sudah diselesaikan baik-baik juga semua," pungkasnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha dan rantai pasok pangan lokal. Evaluasi yang dilakukan DEN diharapkan menjadi dasar perbaikan agar pelaksanaan program berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Judul Alternatif:

  1. Luhut: Program MBG Terlalu Buru-buru, Banyak Masalah Muncul di Lapangan

  2. DEN Evaluasi MBG, Luhut Akui Implementasi Terlalu Cepat

  3. Luhut Soroti Pelaksanaan MBG, Usulkan Dilakukan Bertahap

  4. Akui Banyak Kendala, Luhut Sebut MBG Terlalu Dipaksakan Sekaligus

  5. Luhut Optimistis MBG Membaik, Meski Akui Program Sempat Terburu-buru

Kata Kunci: Luhut Binsar Pandjaitan, Dewan Ekonomi Nasional, DEN, Makan Bergizi Gratis, MBG, Badan Gizi Nasional, evaluasi MBG, program Prabowo, pemerataan ekonomi, gizi masyarakat.

Artikel Lainnya