Depok, INDONEWS.ID – Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan Kodim 0508/Depok dengan mengoptimalkan lahan tidur menjadi kawasan pertanian produktif. Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok, Kodim 0508/Depok menggelar penanaman bawang merah secara simbolis di lahan pertanian Kodim di Jalan Juanda, Kecamatan Sukmajaya, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Wakapolres Metro Depok Kombes Pol. Akmal, S.H., S.I.K., M.H., Kasdim 0508/Depok Letkol Inf. Rendra Satria Wibowo, Danyonif TP 899/BSG Letkol Inf. Satriyo P., Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yetty Wulandari, jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Dandim 0508/Depok mengatakan, pengembangan kawasan pertanian tersebut merupakan upaya memanfaatkan lahan yang sebelumnya kurang produktif agar memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.
"Lahan ini sebelumnya merupakan lahan tidur yang kemudian kami optimalkan menjadi kawasan pertanian terpadu. Mungkin kalau pertanian di pedesaan sudah biasa, tetapi di tengah kota, di depan pusat perbelanjaan dan dekat jalan tol, lahan seperti ini bisa dimanfaatkan untuk pertanian tentu menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat," ujarnya.
Menurut Dandim, kawasan tersebut tidak hanya ditanami bawang merah, tetapi juga akan dikembangkan berbagai komoditas hortikultura seperti cabai, terong, dan kacang panjang secara bergantian. Selain itu, konsep yang diterapkan juga mengintegrasikan sektor pertanian dan peternakan sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas.
Ia menjelaskan, hasil pertanian nantinya akan dikelola oleh kelompok tani dengan pendampingan dari Kodim. Tujuannya bukan hanya meningkatkan ketahanan pangan keluarga, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat sekitar.
"Kodim hanya memfasilitasi dan memberikan edukasi. Harapannya masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang ada sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga," katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengapresiasi langkah Kodim 0508/Depok yang dinilai sejalan dengan program Pemerintah Kota Depok dalam memperkuat ketahanan pangan di kawasan perkotaan.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0508/Depok yang telah mengambil inisiatif membangun kawasan pertanian produktif. Pemerintah Kota Depok siap berkolaborasi bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengembangkan gerakan pemanfaatan lahan yang tersedia," ujarnya.
Chandra mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan maupun lahan kosong yang dimiliki untuk ditanami tanaman pangan sederhana seperti cabai, tomat, bawang, dan terong.
"Ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Lahan sekecil apa pun jika dimanfaatkan akan membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional," katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Depok juga tengah mengembangkan konsep pertanian berbasis teknologi atau smart farming bekerja sama dengan berbagai pihak. Menurutnya, kawasan pertanian yang dikelola Kodim 0508/Depok berpotensi menjadi salah satu model pengembangan pertanian perkotaan yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yetty Wulandari menilai pemanfaatan lahan tidur menjadi kawasan pertanian merupakan langkah strategis, terutama di tengah semakin terbatasnya lahan produktif di kawasan perkotaan.
"Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Apa yang dilakukan Kodim 0508/Depok menjadi contoh bagaimana sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menghadirkan solusi nyata untuk mendukung ketersediaan pangan," ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, kawasan pertanian Kodim 0508/Depok diharapkan tidak hanya menjadi pusat produksi pangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta percontohan pemanfaatan lahan produktif di wilayah perkotaan.
