Jakarta, INDONEWS.ID- Petenis tunggal putri Filipina, Alex Eala menjadi petenis tunggal putri pertama Asia Tenggara yang menjuarai WTA 500.
Rekor ber sejarah ini dicapai Eala setelah menjuarai Mubadala DC Open 2026. Dampaknya berpengaruh pada peringkat dunia. Eala kini tembus 20 besar peringkat dunia ajang WTA.
Petenis Filipina itu berhasil mengalahkan pemain unggulan kesatu pada laga final, Jessica Pegula, dalam laga yang digelar di Washington DC, Amerika, Senin, (3/8/2026).
Pertandingan final tunggal putri akhirnya digelar setelah sempat tertunda selama satu hari akibat cuaca buruk.
Meski begitu, Eala mampu menang atas petenis ranking 3 dunia itu dengan skor 4-6, 6-4, 6-0.
"Rasanya aku melakukan pemanasan seribu kali," kata Eala setelah laga final tunggal tertunda 24 jam.
"Itu sulit, menurutku ... di sisi lain, hal ini sudah sering kualami; penundaan akibat hujan sudah berkali-kali terjadi dalam hidupku," ujarnya.
"Menurut saya, ini hanyalah salah satu dari kejadian-kejadian itu, meskipun taruhannya jauh lebih tinggi kali ini."
"Namun, saya rasa saya bisa mengambil waktu dan memanfaatkan pelajaran dari paruh pertama pertandingan untuk menerapkannya sebaik mungkin di paruh kedua, dan saya rasa itu berjalan cukup baik," bebernya.
Berkat kemenangan itu, Eala kini berada di posisi yang sama dengan Elena Rybakina dan Elina Svitolina dengan tujuh kemenangan atas petenis 10 besar musim ini.