Reza Arap Somasi Pembajak, Pelaku Penghinaan, dan Akun yang Sebarkan Rekaman Film Harusnya Horror di Medsos

Oleh : rio apricianditho - Jum'at, 28/08/2026 11:49 WIB


Reza Arap Somasi Pembajak, Pelaku Penghinaan, dan Akun yang Sebarkan Rekaman Film Harusnya Horror di Medsos

JakartaINDONEWS.ID - Sutradara film Harusnya Horror, Reza Oktovian (Reza Arap) siap menempuh jalur hukum untuk mereka yang membajak dan menyebarkan materi film Harusnya Horror di media sosial. Salah satu yang akan mendapat somasi adalah akun X @patriarkibasi.

Akun tersebut sebelumnya turut menyebarkan rekaman film Harusnya Horror yang sedang tayang di bioskop, sembari mengunggah ucapan bernada hinaan.

“Mengunggah spoiler dan pembajakan secara sadar, ketik caption dengan bernada hinaan secara sadar, bahkan setelahnya bilang terima kasih karena tweet-nya jadi ramai. Saya akan menempuh jalur hukum, dan melayangkan somasi terhadap akun X @patriarkibasi,” ujar Reza Oktovian.

“Di luar dari pembajakan, dia tertawa dan menghina tanpa memikirkan perasaan orang lain. Dia tidak tahu seberapa sakral adegan yang dia unggah, dan yang saya lakukan di adegan tersebut tidak berdasarkan apapun, selain karena saya sering melakukan itu ke almarhumah Lula Lahfah,” jelas Reza.

Sebelumnya, rumah produksi Ess Jay Pictures juga telah menegaskan imbauan pelarangan pembajakan dengan merekam layar bioskop dan mengunggah potongan adegan film ke media sosial. Seluruh pelaku pembajakan juga akan menempuh jalur hukum sebagai bentuk tanggung jawab atas tindakan yang telah merugikan.

Harusnya Horror menjadi debut akting layar lebar bagi seluruh member AAAClan: George Tierson (Jot), Yukatheo Glen Widjaja (Yuka), Garry Andriawan Ang (Garry), Teguh Prakoso (Tepe), Aldy Renaldy (Aloy), Ariyanto (Ibot), Niko Junius (Niko), dan.Bravyson (Vicong). Film ini juga turut didukung oleh penampilan Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroe Soewarno, Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos (Cellos), dan menjadi penghormatan untuk almarhumah Lula Lahfah.

“Film ini menjadi legacy dari almarhumah Lula Lafhah, jadi kalau ada pembajak yang secara sadar menyebarkan dan melakukan penghinaan, saya tidak segan-segan untuk menegur dan meminta pertanggung jawaban,” tegas Reza.

Diproduksi oleh Ess Jay Pictures, Harusnya Horror diproduseri oleh Sridhar Jetty, dengan ko-produser Jimmy L. Lalwani, dan produser eksekutif David S Suwarto. Flm Harusnya Horror sedang tayang di bioskop Indonesia. Ikuti perkembangannya melalui Instagram @harusnyathemovie dan @essjay.picture

Artikel Lainnya