Jakarta, INDONEWS.ID - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov buka suara terkait penahanan seorang warga negara Rusia berinisial AP di Wamena, Papua Pegunungan. AP ditangkap setelah merekam aktivitas demonstrasi yang berkaitan dengan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).
Tolchenov mengatakan Kedutaan Besar Rusia di Jakarta telah mengetahui penahanan tersebut dan tengah melakukan klarifikasi dengan otoritas Indonesia. Namun, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap AP kepada pemerintah Indonesia.
"Sepemahaman saya, dia hanyalah seorang travel blogger (pembuat konten perjalanan). Jadi, dia adalah wisatawan yang sedang berkunjung ke Indonesia, termasuk Papua," ujar Tolchenov dalam media briefing di Jakarta, Rabu (26/8/2026), seperti dilansir ANTARA.
Menurut dia, AP secara kebetulan melihat sebuah peristiwa yang berlangsung di Papua dan kemudian merekamnya. Aktivitas tersebut kemudian berujung pada penahanan oleh pihak berwenang.
Tolchenov menegaskan AP bukan seorang wartawan. Selain itu, yang bersangkutan juga tidak memiliki izin dari otoritas setempat untuk melakukan kegiatan jurnalistik ataupun pengambilan gambar.
AP sebelumnya ditangkap Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Sabtu (15/8). Penangkapan dilakukan setelah AP diketahui merekam aksi demonstrasi KNPB di Wamena. Aktivitas tersebut dinilai tidak sesuai dengan tujuan penggunaan visa kunjungan wisata yang dimiliki AP.
Terkait kemungkinan sanksi terhadap warganya, Tolchenov mengatakan pihak Kedutaan Besar Rusia menyerahkan keputusan kepada otoritas keimigrasian Indonesia. Sanksi tersebut dapat berupa pembatalan izin tinggal hingga deportasi, bergantung pada hasil pemeriksaan dan bukti yang dimiliki pemerintah Indonesia.
"Jadi, sekarang kami serahkan kepada otoritas Indonesia apakah mereka akan menyampaikan kepada kami mengenai alasan dan bukti apa yang mereka miliki terkait penangkapan pria tersebut serta keputusan apa yang akan mereka ambil terhadapnya," kata Tolchenov.
Meski menyerahkan proses hukum kepada Indonesia, Kedutaan Besar Rusia tetap akan memantau kondisi AP selama berada dalam penahanan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hak-hak warga negara Rusia tetap terlindungi sesuai kapasitas diplomatik.
"Tentu saja kami akan memantau kondisinya, di mana dia (ditahan), bagaimana kondisi kesehatannya, dan sebagainya. Jadi, tentu kami akan berusaha melindunginya (sesuai kapasitas kami)," ujar Tolchenov.
Tolchenov juga mengingatkan seluruh warga negara Rusia yang berada di Indonesia agar mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. Ia menekankan pentingnya setiap wisatawan menjalankan aktivitas sesuai dengan tujuan kunjungan dan jenis visa yang dimiliki.