Jakarta, INDONEWS.ID – Rusia mengklaim tengah mempersiapkan serangan skala besar terhadap infrastruktur energi Ukraina. Rencana tersebut disebut sebagai respons atas serangkaian serangan Kyiv terhadap infrastruktur sipil serta fasilitas minyak dan energi Rusia.
Kementerian Pertahanan Rusia menyampaikan persiapan serangan tersebut pada Minggu (30/8). Pernyataan itu disampaikan melalui Telegram dan dikutip AFP.
"Pasukan Rusia telah memulai persiapan untuk serangan besar-besaran terhadap fasilitas di sektor energi Ukraina sebagai tanggapan atas serangan berkelanjutan oleh rezim Kyiv terhadap infrastruktur sipil dan kompleks minyak dan energi Rusia," kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Ancaman tersebut muncul ketika perang Rusia-Ukraina memasuki fase peningkatan serangan jarak jauh. Kedua pihak dalam beberapa bulan terakhir saling menyerang fasilitas strategis, termasuk gudang, kawasan industri, fasilitas minyak, pelabuhan hingga kapal.
Rusia sebelumnya juga berulang kali menyasar sistem pembangkit dan fasilitas energi Ukraina selama musim dingin. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah terhadap sistem energi Ukraina dan membuat jutaan warga menghadapi pemadaman listrik serta kondisi tanpa pemanas ketika suhu berada di bawah titik beku.
Pada Minggu, militer Rusia juga mengklaim telah menyerang sejumlah fasilitas industri di Kyiv. Salah satu target yang disebut adalah pabrik yang memproduksi asbes dan semen.
Rusia mengeklaim gudang di fasilitas tersebut digunakan untuk menyimpan bahan peledak. Selain itu, serangan juga diklaim menyasar pabrik yang memproduksi drone dan amunisi.
Sehari sebelumnya, serangan Rusia terhadap sebuah gudang amunisi di wilayah pinggiran Kyiv dilaporkan memicu ledakan besar. Sedikitnya 38 orang tewas dalam insiden tersebut.
Di sisi lain, Ukraina juga terus melakukan serangan terhadap target strategis di wilayah Rusia. Pada Minggu, drone Ukraina dilaporkan menyerang sebuah kilang minyak di wilayah barat laut Rusia.
Pihak berwenang setempat menyatakan serangan drone tersebut memicu kebakaran di fasilitas kilang. Serangan itu menjadi bagian dari rangkaian aksi Ukraina yang menyasar infrastruktur energi Rusia.
Saling serang terhadap fasilitas energi dan industri tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap dampak perang terhadap warga sipil, terutama menjelang musim dingin ketika kebutuhan listrik dan pemanas di Ukraina meningkat tajam.