Olah Raga

Dampak Abu Vulkanik Krakatau Berlanjut, Timnas Basket Putra Ubah Rute Perjalanan ke Asian Games Aichi-Nagoya

Oleh : donatus nador - Senin, 07/09/2026 16:18 WIB


Dampak penyebaran abu vulkanik hasil erupsi Gunung Anak Krakatau terus meluas hingga mengganggu aktivitas turnamen olahraga baik dalam negeri pun di tingkat regional.
Dampak penyebaran abu vulkanik hasil erupsi Gunung Anak Krakatau terus meluas hingga mengganggu aktivitas turnamen olahraga baik dalam negeri pun di tingkat regional.

Jakarta, INDONEWS.ID- Dampak penyebaran abu vulkanik hasil erupsi Gunung Anak Krakatau terus meluas hingga mengganggu aktivitas turnamen olahraga baik dalam negeri pun di tingkat regional.

Akibat bandara di Jakarta masih ditutup, rute perjalanan Timnas Basket 5x5 Putra Indonesia harus disesuaikan.

Timnas basket akhirnya harus menyesuaikan perjalanan menuju Jepang untuk mengikuti Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Rombongan pemain dan kru lainnya tidak bisa take off dari Jakarta tapi dialihkan melalui Surabaya.

Perbasi menyebut tim harus menempuh perjalanan darat dari Jakarta menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya demi mengeja penerbangan pengganti.

Langkah ini diambil menyusul penutupan operasional sejumlah bandara di Jakarta yang berdampak pada jadwal awal keberangkatan.

Managing Director Badan Tim Nasional DPP Perbasi, Jeremy Imanuel Santoso menyampaikan, rombongan bergerak menggunakan bus.

"Dini hari tadi atas koordinasi Perbasi dan Tim CdM. Tim 5on5 Putra Indonesia melakukan perjalanan darat dengan bus ke Surabaya, sekarang sedang makan pagi di Salatiga," ujar Jeremy.

Ia berharap kondisi alam mendukung sehingga tim bisa mengejar penerbangan dari Surabaya pada Senin malam.

Sebelumnya, Timnas Basket 5x5 Putra Indonesia dijadwalkan berangkat dari Jakarta menuju Singapura pada Senin (7/9/2026) pukul 20.15 WIB.

Dari Singapura, rombongan kemudian melanjutkan penerbangan menuju Nagoya pada Selasa (8/9/2026) dini hari.

Namun, rencana itu dirubah dan mengikuti rute baru dimulai dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, menuju Singapura pada pukul 19.15 WIB.

Setelah itu, rombongan tetap melanjutkan penerbangan dari Singapura menuju Nagoya pada pukul 01.20 waktu setempat.

Dengan penyesuaian ini, perjalanan Timnas Basket Putra menuju Jepang tetap diupayakan mengikuti agenda tanpa mengganggu persiapan mereka menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Plt Manajer Timnas Basket 5x5 Putra Indonesia, Ahmad Nuradin, menyampaikan, perubahan perjalanan merupakan langkah yang diambil karena keadaan force majeure.

"Sehubungan dengan keadaan kahar (force majeure) akibat meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengakibatkan penutupan operasional seluruh bandara di Jakarta, bersama ini kami menyampaikan penyesuaian rute dan jadwal penerbangan rombongan Tim Nasional Basket 5on5 Putra Indonesia," kata Ahmad.

Perbasi menyebut koordinasi intensif dilakukan agar perjalanan tim tetap berjalan.

Proses penyesuaian tiket dan penerbangan mendapat dukungan dari Chief de Mission (CdM), Vice CdM beserta jajaran staf, serta Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Artikel Lainnya