INDONEWS.ID

  • Rabu, 03/07/2019 20:50 WIB
  • Menteri Syafruddin Sebut Pemerintah Segera Membuka Seleksi CPNS

  • Oleh :
    • Mancik
Menteri Syafruddin Sebut Pemerintah Segera Membuka Seleksi CPNS
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin (Foto: Kompas.com)

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin mengatakan, pemerintah akan menyelenggarakan seleksi Calon Pegawai Negawai Sipil(CPNS) paling lambat bulan Oktober 2019 mendatang. Hal ini ia sampaikan pada kegiatan rakernas bersama asosiasi pemerintah kota seluru Indonesia di Semarang Rabu 3 Juli 2019.

"Keputusannya dilaksanakan pada triwulan terakhir karena duitnya ada di sana," kata Syafruddin sebagaimana dilansir Antara, Jakarta, Rabu,(3/07)

Baca juga : Menteri PANRB: Seleksi CPNS Sekolah Kedinasan Mulai Mei, CASN Digelar Juni

Menurut Syafruddin, masih ada kebutuhan pegawai negeri sipil(PNS) yang harus dipenuhi tahun ini. Kebutuhan tersebut terdiri dari kebutuhan aparatur sipil negara(ASN) di tingkat pusat dan kebutuhan ASN untuk tingkat pemerintahan daerah.

"Masih ada kebutuhan ASN 254.173 orang di pusat dan daerah," jelasnya.

Baca juga : Waduh! Buntut Ratusan Orang Mengundurkan Diri, Menpan RB Perketat Proses Seleksi CPNS

Ia juga menambahkan, pemenuhan kebutuhan ASN itu nanti akan diprioritaskan untuk tenaga guru dan kesehatan. Selain itu, jelas Syafruddin, masih ada kuota untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.(PPPK)

"Pemda masih membutuhkan 62.326 PNS dan 145.424 PPPK untuk guru dan tenaga kesehatan," ungkapnya.

Baca juga : Rencana Penghapusan Formasi PNS Guru Dinilai Menurunkan Kualitas Pendidik

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pemerintah pusat tetap memikirkan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah keberadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan kemampuan keuangan yang dimiliki oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, terkait dengan proses seleksi CPNS, tegas Syafruddin, akan terus berkoordinasi dengan menteri keuangan. Hal ini penting dilakukan agar penerimaan CPN S disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara.*(Marsi Edon)

Artikel Terkait
Menteri PANRB: Seleksi CPNS Sekolah Kedinasan Mulai Mei, CASN Digelar Juni
Waduh! Buntut Ratusan Orang Mengundurkan Diri, Menpan RB Perketat Proses Seleksi CPNS
Rencana Penghapusan Formasi PNS Guru Dinilai Menurunkan Kualitas Pendidik
Artikel Terkini
Prof Dr H Yulius SH MH Ketua Kamar TUN Mahkamah Agung Diwawancara Ekslusif Majalah MATRA
Dorong Ekonomi Nasional Lebih Transformatif, Menko Airlangga Jalin Kerja Sama Global
PLBN Motamasin Terima Kunjungan Konsulat Timor Leste, Bahas Isu Keimigrasian Antarnegara
Menteri Harus Mampu Membaca Tanda-tanda Zaman untuk Menggerakan Semangat Indonesia
MRP Desak Presiden Jokowi Pastikan Cakada 2024 Se-Tanah Papua Diisi Orang Asli Papua (OAP)
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas