INDONEWS.ID

  • Senin, 14/08/2023 17:27 WIB
  • Mendagri Tito Karnavian dan Istri Terima Gelar Adat dari Suku Kajang Ammatoa

  • Oleh :
    • Mancik
Mendagri Tito Karnavian dan Istri Terima Gelar Adat dari Suku Kajang Ammatoa
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.(Foto:Dok.Kemendagri)

INDONEWS.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Ny. Tri Tito Karnavian selaku istri Mendagri, menerima gelar adat dari Masyarakat Suku Kajang Ammatoa. Gelar adat tersebut diterima Mendagri di Desa Tana Toa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (11/8/2023).

Mendagri menerima gelar adat Amma Puto Tito Daeng Manai` yang bermakna lelaki yang memiliki karier atau kedudukan yang terus menanjak. Sedangkan istrinya, Ny. Tri Tito Karnavian, memperoleh gelar Jaja Paccing Daeng Mattaning yang bermakna perempuan yang berhati bersih dan berparas manis.

Baca juga : Mendagri Tekankan Perlunya Saling Percaya dalam Kerja Sama KPPU dan Kemendagri

Prosesi pemberian gelar adat itu berlangsung secara tertutup di Istana Bola Pa`rorongan Adat Kajang. Adapun gelar adat diberikan secara langsung oleh para pemangku adat setempat.

Pada kegiatan itu, Mendagri mengenakan pakaian hitam yang dibalut Passappu atau ikat kepala dan sarung berwarna hitam. Pakaian tersebut merupakan busana adat Suku Kajang Ammatoa.

Baca juga : Sinergi dan Kolaborasi dalam Menjalankan Tugas, Menteri ATR/BPN Kunjungi Mendagri Tito Karnavian

Pada prosesi tersebut, tampak ribuan masyarakat menyambut Mendagri beserta istri. Selain itu, rombongan juga diterima oleh para tokoh dan pemangku adat setempat.

Dalam keterangan terpisah, Loha Lombo atau Juru Bicara Masyarakat Adat Kajang Abdul Kahar Muslim mengatakan, pihaknya atas nama masyarakat adat Ammatoa menyambut gembira kedatangan Mendagri.

Baca juga : Lantik Pj. Gubernur Aceh, Mendagri Sampaikan Beberapa Pesan Penting

Dirinya juga mengapresiasi kedatangan rombongan yang dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat istiadat Masyarakat Kajang Ammatoa.

"Dengan kedatangan beliau ke kawasan adat Ammatoa, itu artinya bahwa kepedulian beliau tentang pelestarian adat istiadat yang tumbuh dan bekembang di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini sangat baik," ujarnya.

Dia menjelaskan, gelar "Puto" merupakan gelar tertinggi masyarakat Adat Kajang Ammatoa. Sosok yang diberikan gelar itu kemudian akan menjadi warga kehormatan Masyarakat Adat Ammatoa. Di samping itu, figur yang mendapatkan gelar tersebut, di setiap upacara adat, akan didoakan agar mendapatkan kedamaian, kesehatan, dan kesuksesan.

"Nama yang diberikan itu selain sebagai bentuk penghormatan juga sebagai doa dari pemangku adat kepada Pak Mendagri," jelas Kahar Muslim.*

Artikel Terkait
Mendagri Tekankan Perlunya Saling Percaya dalam Kerja Sama KPPU dan Kemendagri
Sinergi dan Kolaborasi dalam Menjalankan Tugas, Menteri ATR/BPN Kunjungi Mendagri Tito Karnavian
Lantik Pj. Gubernur Aceh, Mendagri Sampaikan Beberapa Pesan Penting
Artikel Terkini
Prof Dr H Yulius SH MH Ketua Kamar TUN Mahkamah Agung Diwawancara Ekslusif Majalah MATRA
Dorong Ekonomi Nasional Lebih Transformatif, Menko Airlangga Jalin Kerja Sama Global
PLBN Motamasin Terima Kunjungan Konsulat Timor Leste, Bahas Isu Keimigrasian Antarnegara
Menteri Harus Mampu Membaca Tanda-tanda Zaman untuk Menggerakan Semangat Indonesia
MRP Desak Presiden Jokowi Pastikan Cakada 2024 Se-Tanah Papua Diisi Orang Asli Papua (OAP)
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas