Daerah

Atasi Masalah Air Bersih, Kemen PUPR Bangun Pipa Di Merauke

Oleh : Ronald T - Kamis, 22/11/2018 18:35 WIB

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, penyediaan air bersih sangat penting dalam pembanguan sumber daya manusia Indonesia karena meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus mengurangi risiko penyakit yang diakibatkan oleh air seperti diare.

Jakarta, INDONEWS.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sedang membangun jaringan pipa transmisi air baku  di Distrik Jagebob, Tanah Miring dan Semangga, Kota Merauke.

Upaya ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan kesulitan air bersih yang sering di alami warga dalam musim kekeringan, menyusutnya sumber air baku eksisting di Rawa Biru maupun meningkatnya kebutuhan air akibat bertambah jumlah penduduk Kota Merauke.

Disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, penyediaan air bersih sangat penting dalam pembanguan sumber daya manusia Indonesia karena meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus mengurangi risiko penyakit yang diakibatkan oleh air seperti diare.

“Penyediaan akses air bersih 100% bagi seluruh masyarakat menjadi target Pemerintah dan juga upaya mewujudkan target Sustainable Development Goals (SDGs),” ujarnya di Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Diterangkan Basuki, dalam periode tahun 2013-2016, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Papua Merauke, Ditjen Sumber Daya Air telah membangun jaringan pipa transmisi sepanjng 33,34 Km dengan anggaran total Rp 208 miliar. Sedangkan pada kurun waktu tahun 2018- 2019 dilanjutkan dengan penambahan jaringan pipa transmisi sepanjang 15,94 Km yang dilengkapi dengan bangunan intake, boster, jembatan air bentang sepanjang 37,5 meter sebanyak 1 unit dan jembatan air bentang sepanjang 15 meter sebanyak 4 buah jembatan.

Sementara itu, untuk progres pekerjaan hingga pertengahan November 2018 sebesar 15%. Untuk penyaluran ke rumah-rumah warga akan dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan jaringan distribusi utama oleh Ditjen Cipta Karya.

Tidak hanya itu, Basuki menyebutkan, untuk di Kabupaten Merauke, Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan pembangunan saluran air pengendali banjir di Ibukota Kabupaten Merauke berupa pembuatan pasangan batu sepanjang 3.815 meter, pembangunan box culvert dan jembatan.

Progres konstruksi hingga awal November 2018 sebesar 89,46% dan ditargetkan rampung pada akhir 2018. (ronald)

Artikel Terkait