Daerah

Gunung Agung Erupsi, PVMBG Himbau Warga Siapkan Masker

Oleh : Ronald T - Kamis, 04/04/2019 12:31 WIB

Kepala Sub Bidang Mitigasi Pengamatan Gunung Berapi di Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kamil Syahbana mengatakan bahwa masyarakat masih aman karena masih berada di luar dari radius zona bahaya yaitu 4 Km sementara erupsi masih berjarak sekitar 2 sampai 3 Km.

Jakarta, INDONEWS.ID - Erupsi Gunung Agung kembali terjadi pada Kamis dini hari (4/4/2019) sekitar pukul 01.31 WITA dengan ketinggian kolom abu sekitar di atas 2.000 m.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Pengamatan Gunung Berapi di Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kamil Syahbana menuturkan bahwa erupsi tersebut menghasilkan suara gemuruh yang cukup kuat dengan durasi sekitar 4 menit.

Tidak hanya itu, erupsi kali ini juga menghasilkan lontaran batu atau lava pijar sehingga terlihat terang walaupun terjadi di malam hari.

Namun dirinya mengatakan bahwa masyarakat masih aman karena masih berada di luar dari radius zona bahaya yaitu 4 Km sementara erupsi masih berjarak sekitar 2 sampai 3 Km.

"Kami menghimbau agar masyarakat yang berada di Gunung Agung berbagai sektor di utara timur barat selatan, untuk senantiasa menyiapkan masker karena erupsi bisa terjadi kapan saja dalam kondisi angin bisa bertiup ke arah Barat, ke arah utara untuk saat ini memang angin bertiup ke arah barat sehingga masyarakat yang berada di wilayah barat dari Gunung Agung yang terdampak dan untuk tidak melakukan pendakian Ke Puncak Gunung Agung karena erupsi bisa terjadi kapan saja," paparnya pada Kamis (4/4/2019).

Selain masker masyarakat perlu mewaspadai potensi lahar yakni aliran dari bahan hasil erupsi, terutama ketika musim hujan karena material erupsi ini biasanya tereksposit di area puncak dan ketika hujan dia terbawa melalui aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung dan ini bisa memicu terjadinya aliran lahar. (rnl)

 

Artikel Terkait