Bisnis

Menteri Budi Karya: Bus Damri Menuju Bandara Kertajati Gratis Setahun

Oleh : Marsi Edon - Minggu, 07/07/2019 06:40 WIB

Bandara Kertajati, Jawa Barat( Foto: Merdeka.com)

Jakarta, INDONEWS.ID -Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pemerintah segera menggratiskan bus Damri untuk semua rute menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati selama satu tahun per 1 Agustus 2019. Hal ini dilakukan oleh pemerintah sebagai bentuk kompensasi pekerjaan tol Cisumdawu menuju bandara yang belum selesai.

Budi Karya juga menerangkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementrian PUPR. Koordinasi tersebut bertujuan untuk mempercepat proses pengerjaan tol utama menuju Bandara Kertajati.

"Sambil menunggu tol Cisumdawu selesai satu tahun kedepan. Jadi, selama satu tahun itu pemerintah menyubsidi Damri jadi gratis," kata Budi Karya di Jakarta, Minggu,(7/07/2019)

Untuk diketahui, tol yang sedang dikerjakan menuju bandara memiliki panjang 60 kilometer. Jika tol utama ini selesai, waktu tempuh menuju bandara hanya memakan waktu selama satu jam.

Selain itu, kata Budi Karya, adanya upaya pengalihan beberapa rute penerbangan dari bandara Bandara Husein Sastranegara Bandung menuju Bandara Kertajati memiliki pengaruh positif. Ada perkembangan jumlah penumpang dari kondisi sebelum ada kebijakan pengalihan rute penerbangan.

"Kesimpulannya, pengalihan ke Bandara Kertajati berhasil. Tadi penumpang dari Karawang katanya daripada ke Jakarta lebih baik ke sini. Dari Tegal juga ada, mereka senang karena lebih dekat ke sini daripada ke Semarang," jelasnya.

Melihat perkembangan jumlah penumpang yang ada, Kementrian Perhubungan tidak hanya mengambil langkah untuk menggratiskan bus. Kementrian perhubungan, demikian Budi Karya menjelaskan, akan menambah armada bus yang akan beroperasi menuju bandara.

Hal ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang menggunakan bandara Kertajati. Selain itu, karena pemerintah akan merencanakan penambahan untuk rute penerbangan dari dan menuju Bandara Kertajati.

"Saat ini ada 12 rute. Kalau ada permintaan dari masyarakat, pasti akan kami tambah, terutama yang jauh-jauh seperti Manado, Kendari dan lainnya," jelasnya.

Menteri Budi Karya tidak lupa memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh Pemprov Jawa Barat. Diketahui, Pemprov Jabar begitu gencar melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat untuk pengalihan bandara.

"Pemprov Jabar harus terus terdepan mempromosikan bandara ini melalui pariwisata, khususnya budaya Cirebon yang memiliki potensi besar dan sudah dikenal luas," pungkasnya.*(Marsi Edon)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait