Daerah

BPBD Badung Catat 23 Titik Alami Kerusakan Akibat Gempa, Badung Selatan Paling Banyak

Oleh : Ronald T - Selasa, 16/07/2019 14:55 WIB

Plt Kalaksa BPBD Badung, I Wayan Wirya mengatakan peristiwa ini terjadi di laut pada jarak 80 km arah selatan Kota Negara, Jembrana, Bali, di kedalaman 104 km pada 08.18 WITA.

Jakarta, INDONEWS.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, Bali mencatat setidaknya ada 23 titik di Kabupaten Badung yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi.

Plt Kalaksa BPBD Badung, I Wayan Wirya mengatakan peristiwa ini terjadi di laut pada jarak 80 km arah selatan Kota Negara, Jembrana, Bali, di kedalaman 104 km pada 08.18 WITA.

"Petugas dan tim reaksi cepat kami hingga saat ini masih terus melakukan assessment terhadap kerusakan yang diakibatkan peristiwa gempa bumi yang terjadi pagi tadi," ujarnya di Nusa Dua, Badung, Selasa (16/7/2019).

Ia mengatakan, kerusakan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Badung, khususnya di wilayah Badung Selatan.

"Laporan kerusakan paling banyak terjadi di wilayah Kuta Selatan dengan 14 titik, Kuta enam titik, Kuta Utara satu titik dan di Kecamatan Abiansemal dua titik," sambungnya.

Sementara itu,  berdasarkan laporan yang dihimpun, kerusakan yang terjadi paling banyak adalah kerusakan material bangunan genting yang runtuh dan tembok yang mengalami keretakan ringan.

"Hingga saat ini masih belum ada laporan bangunan yang mengalami kerusakan berat. Laporan yang kami terima, bangunan yang paling banyak rusak adalah bangunan sekolah dan belum ada objek wisata di Badung yang terdampak," katanya.

Ia menambahkan, BPBD Badung akan terus melakukan pendataan akibat kerusakan yang ditimbulkan peristiwa gempa tersebut.

"Termasuk informasi tebing yang longsor di Pantai Melasti masih akan kami periksa apakah terjadi akibat gempa atau sebelum peristiwa gempa bumi terjadi," tandas Wayan Wirya. (rnl)



 

Artikel Terkait