Daerah

Gunung Semeru Terbakar, Sementara Batas Pendakian Di Ranu Kumbolo

Oleh : Ronald T - Jum'at, 20/09/2019 15:01 WIB

Kebakaran hutan di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur. (Foto : Ist)

Malang, INDONESIA.ID - Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur. Titik api diketahui mulai terlihat di jalur pendakian Sumber Mani-Arcopodo-Kelik sejak Selasa, 17 September 2019 lalu.
 
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tenger Semeru (TNBTS), John Kenedie mengatakan meski terjadi kebakaran, pendakian tetap dibuka. Hanya saja pendakian direkomendasikan tidak ke puncak Mahameru untuk faktor keamanan.
 
"Tidak mendaki hingga Kalimati dan ke Puncak Mahameru," katanya dalam keterangan resminya pada Jumat (20/9/2019).

Kebijakan tersebut berlaku mulai Kamis, 19 September 2019 kemarin. Batas aman pendakian direkomendasikan hanya sampai Ranu Kumbolo.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun, sudah 45 orang pendaki yang berhasil dievakuasi tim gabungan hingga Kamis sore menuju Ranu Kumbolo.

“Untuk pendaki di Kalimati sudah disterilkan. Sudah tidak ada lagi pendaki di atas. Saat evakuasi ada sekitar 45 pendaki. Pendaki yang masuk masih diperbolehkan. Tapi ada briefing ketat di Ranupane, bahwa pendakian hanya sampai di Ranu Kumbolo,” imbuhnya.

Menurutnya demi keamanan, para pendaki Gunung Semeru diimbau menandatangani surat pernyataan supaya tidak nekat menuju Kalimati dan Puncak Mahameru.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, telah terjadi kebakaran hutan di blok Sumber Mani, blok Kelik serta blok Arcopodo jalur pendakian Gunung Semeru. Informasi kebakaran pertama kali diterima RPTN Ranupani pada 17-18 September 2019.
 
Untuk penanganan pemadaman api, telah dikerahkan tim gabungan yang terdiri dari petugas Balai Besar TNBTS, porter, anggota PKL, tim evakuasi, Masyarakat Peduli Api (MPA) Ranupani, serta para guide lokal dan relawan yang berada di lokasi kebakaran.
 
Tim pemadam terus berupaya untuk memadamkan api dengan menggunakan gepyok dan jetshooter. Namun akibat medan yang cukup sulit, berbukit dan terjal, maka petugas dan tim tetap mengutamakan keselamatan.
 
Kondisi terkini sudah hampir tidak terlihat kepulan asap. Luas kebakaran sementara ini diperkirakan seluas 6 hektare didominasi tumbuhan bawah dan cemara gunung.

Wilayah Kalimati dan sekitarnya sudah steril dari pendaki. Untuk keamanan para pendaki, saat ini batas aman pendakian hanya sampai Ranu Kumbolo. (rnl)

Loading...

Artikel Terkait