INDONEWS.ID

  • Kamis, 08/03/2018 11:52 WIB
  • Dubes RI di Inggris Resmikan Wisma Siswa Merdeka

  • Oleh :
    • hendro
Dubes RI di Inggris Resmikan Wisma Siswa Merdeka
Dubes RI untuk Inggris Dr Rizal Sukma bersama para mahasiswa Indonesia di Inggris

London, INDONEWS.ID – Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris dan Irlandia dan organisasi maritim internasional Dr Rizal Sukma meresmikan Wisma Siswa Merdeka, belum lama ini.

Dengan adanya renovasi dan peresmian kembali Wisma Siswa Merdeka, diharapkan para mahasiswa Indonesia dapat lebih mengoptimalkan pemakaian wisma yang nantinya akan menjadi sarana untuk berkumpul, bertukar pikiran, saling bekerja sama antarkampus di Inggris, keperluan studi, summer school, saat mengikutui kegiatan kompetisi, mencari informasi pendidikan, dan dapat menggunakan wisma tersebut untuk mengadakan acara kemahasiswaan yang tentunya mengedepankan pendidikan dan kebudayaan Indonesia di Inggris.

Baca juga : Ini Penjelasan Menristekdikti Soal Polemik Impor Dosen

Dalam pidatonya, Duta Besar Rizal Sukma juga amat gembira dengan hasil renovasi, sehingga nantinya diharapkan bahwa Wisma Siswa Merdeka dapat menjadi penyemangat mahasiswa Indonesia dan menjadi tempat yang bermanfaat untuk berbagi ilmu serta kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Acara peresmian kembali Wisma Siswa Merdeka juga dihadiri oleh Wakil Kepala Perwakilan, Adam M. Tugio, dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan, E. Aminudin Aziz, Ketua PPI Inggris Raya dan para Ketua PPI Cabang se Inggris Raya.

Baca juga : Peneliti: Permasalahan Transportasi Online di Indonesia Sangat Kompleks

Pada kesempatan tersebut, Atdikbud E. Aminudin Aziz berharap agar para mahasiswa di Inggris Raya dapat memanfaatkan keberadaan Wisma Siswa Merdeka untuk aktivitas dan pengembangan minat dan bakat mahasiswa, selain menjadi arena berkumpul untuk kegiatan-egiatan social lainnya. 

Dalam sambutannya, Ketua PPI Inggris Raya, Eric Daniel Tenda menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pihak Pemerintah Republik Indonesia yang diwakili oleh KBRI London atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada para mahasiswa yang sedang menimba ilmu di Inggris Raya.

Baca juga : Jefri Tambayong Siap Pimpin Fokan 2018 - 2021

Eric melihat KBRI London dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan telah menjadi pihak yang sangat suportif dalam kegiatan yang menyangkut urusan kemahasiswaan, dan juga menghimbau kepada teman-teman PPI untuk menggunakan dan ikut turut menjaga fasilitas yang telah tersedia dengan sangat baik ini.

Pada saat yang sama, PPI Inggris Raya juga meluncurkan secara resmi Kartu Saya Indonesia (KSI) yang merupakan inisiatif khusus PPI Inggris Raya untuk membantu para mahasiswa dan pelajar yang berada di Inggris Raya dengan berbagai fasilitas yang diberikannya.

Salah satu keunikan KSI ini adalah adanya skim beasiswa dari para mahasiswa dan pelajar Indonesia di Inggris Raya untuk mahasiswa di Indonesia.

Sebelumnya, tidak banyak mahasiswa Indonesia yang menggunakan fasilitas Wisma Siswa Merdeka diawal peresmiannya. Bangunan dengan gaya khas Victoria ini memiliki ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan dan dapur, dua kamar mandi dan 2 toilet, beberapa kamar, dan taman belakang yang cukup luas sebagai tempat berkumpul.  

Wisma Siswa Merdeka ini difungsikan sebagai sarana akomodasi mahasiswa Indonesia yang ingin menetap dalam jangka waktu yang relative singkat, biasanya mahasiswa dari luar London yang memang sedang berkunjung ke kota London, ataupun mahasiswa dari Indonesia yang tengah melakukan kompetisi antara universitas ataupun kegiatan kemahasiswaan lainnya. Namun dikarenakan bukan sarana akomodasi permanen, para mahasiswa hanya diperbolehkan tingggal di Wisma Siswa Merdeka untuk waktu tertentu saja.

Beberapa tahun belakangan ini animo mahasiswa Indonesia mulai tinggi dan kunjungan mahasiswa ke Wisma Siswa Merdeka mulai silih berganti tanpa henti.

Ini menyebabkan berkurangnya optimalisasi perangkat wisma dan kemudian banyak beberapa perabot yang menjadi kurang layak pakai. Wisma Siswa Merdeka sendiri terakhir di pugar pada tahun 1992 dan di resmikan kembali oleh Bapak Hadi Thayeb, yang saat itu menjabat sebagai Dubes RI untuk Britania Raya. Renovasi pada tahun 2017 merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Indonesia demi kenyamanan para mahasiswa.

Artikel Terkait
Ini Penjelasan Menristekdikti Soal Polemik Impor Dosen
Peneliti: Permasalahan Transportasi Online di Indonesia Sangat Kompleks
Jefri Tambayong Siap Pimpin Fokan 2018 - 2021
Artikel Terkini
Ini Penjelasan Menristekdikti Soal Polemik Impor Dosen
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
eowyn