Nasional

Dituding Cari Panggung, Rizal Ramli: Saya Sudah Terkenal Sejak Usia 23 Tahun

Oleh : very - Senin, 10/08/2020 08:40 WIB

DR Rizal Ramli, ekonom senior. (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID -- Ekonom senior Rizal Ramli geram dituduh suka mencari panggung karena sering mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Mantan Menko Perekonomian tersebut mengatakan bahwa dirinya sudah terkenal dalam usia 23 tahun. Karena itu, segala kritikannya itu dilontarkan bukan untuk mencari panggung tapi karena cintanya terhadap rakyat Indonesia dan republik ini.

"Ada banyak influencer-influencer dan buzzerRp yang bolak-balik bilang RR dll sekadar cari panggung!" tulis Rizal Ramli melalui Twitter-nya, Minggu (9/8/2020).

Mantan Menko Kemaritiman itu lantas mencuit bahwa sejak mahasiswa dirinya sudah terkenal.

"Maaf ya, umur 23 tahun RR sudah terkenal, buku Putih RR dkk diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Prof. Ben Anderson dari Universitas Cornell, dan diterjemahkan ke 8 bahasa lain," ujar Rizal Ramli.

Buku Putih yang dimaksud Rizal adalah buku berisi kritik terhadap kebijakan Widjojo Nitisastro, ekonom di era kepresidenan Soeharto pada tahun sekira 1977-1978.

Sebelumnya, Rizal Ramli mengatakan Indonesia saat ini sudah masuk ke dalam jurang resesi ekonomi yang disebabkan Pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Indonesia, katanya, bisa keluar dari jurang resesi ekonomi tersebut. “Kita bisa keluar dari krisis, orang kita pengalaman soal krisis," kata Rizal Ramli dalam sebuah diskusi secara virtual, Kamis (16/7/2020).

Namun sayangnya, kata Rizal Ramli, Presiden Jokowi tidak memiliki anak buah yang berpengalaman untuk membalikkan situasi krisis menjadi peluang.

"Tapi apakah ada menteri yang punya track record membalikkan situasi dan dia balikin jadi positif. Mohon maaf kalau itu nggak ada," katanya.

Seperti diketahui, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa Indonesia belum masuk dalam resesi ekonomi. Pasalnya, kata Menkeu, resesi itu merupakan kondisi ekonomi dimana sebuah negara mengalami pertumbuhan negatif selama dua kuartal berturut-turut.

Sedangkan ekonomi Indonesia baru pada kuartal kedua yang mengalami pertumbuhan negatif, yaitu sebesar minus 5,32 persen. (Very)

Loading...

Artikel Terkait