Pilkada 2020

Pilkada di Kediri dan Ngawi, Calon Tunggal Menang Telak Versi Quick Count

Oleh : very - Kamis, 10/12/2020 12:25 WIB

Pilkada di Jawa Timur. (Foto: Ilustrasi)

 

Surabaya, INDONEWS.ID – Pilkada Serentak 2020 di Jawa Timur dilakukan di 19 kabupaten/kota.

KPU Jawa Timur melaporkan bahwa jumlah daftar pemilih tetap untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 terbanyak adalah Kota Surabaya dan paling sedikit Kota Blitar. Rinciannya adalah untuk jumlah DPT Kota Surabaya mencapai 2.089.027 orang, sedangkan Kota Blitar 114.890 orang.

Secara keseluruhan jumlah DPT Pemilihan di 19 daerah di Jatim yaitu mencapa 18.615.191 pemilih, terdiri dari laki-laki sejumlah 9.186.198 orang dan pemilih perempuan mencapai 9.428.993 orang.

Sedangkan, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 48.607 unit yang tersebar di 4.789 desa/kelurahan di 386 kecamatan se-Jatim.

Dalam pendaftaran bakal calon kepala daerah sebelumnya, ada paslon yang berhasil menyapu bersih rekomendasi parpol dengan muncul sebagai calon tunggal yaitu di Kediri dan Ngawi.

Sedangkan dari jalur perseorangan, pasangan calon kepala daerah yang berhasil mendaftarkan diri terdapat di Jember dan Kota Blitar.

Pilkada berhasil dilakukan pada Rabu (9/12) kemarin. Hasilnya, berdasarkan hitung cepat, calon tunggal baik di Kabupaten Kediri maupun Ngawi, Jawa Timur memperoleh kemenangan mutlak.

Pasangan calon Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Maria Ulfa unggul dalam hitung cepat sementara Pilkada Kediri. Paslon ini mendapat 76,54 persen suara.

Demikian pula di Kabupaten Ngawi, Paslon Ony Anwar-Dwi Riyanto Jatmiko juga unggul dalam hitung cepat sementara. Kotak kosong hanya memperoleh 27.951 suara atau 5,6 persen. Sementara suara untuk Ony-Dwi mencapai 471.464 atau 94,4 persen.

Berikut hasil quick count atau hitung cepat Pilkada Jatim, yang merupakan hasil sementara, bukan hasil resmi yang final dari KPU seperti dikutip dari Detik.com:

  1. Pilwali Surabaya

Paslon nomor 1, Eri Cahyadi-Armuji unggul atas paslon nomor 2, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno. Dari lima lembaga survei yang mempublikasi hitung cepat, Eri-Armuji unggul di kisaran angka 13 persen hingga 15 persen.

Seperti dalam hasil quick count lembaga Charta Politika, Eri-Armuji meraih 56,5persen. Machfud-Mujiaman meraih 43,5 persen.

Lembaga SSC juga mengumumkan Eri-Armuji unggul atas Machfud-Mujiaman dengan perolehan 57,34 persen berbanding 42,66 persen.

    2. Pilbup Sidoarjo

Perolehan suara masih ketat antara paslon nomor 1 Bambang Haryo Soekartono-Taufikqulbar dengan paslon nomor urut 2 Ahmad Muhdor Ali-Subandi. Bahkan kedua calon mengklaim kemenangan sendiri-sendiri.

Klaim kemenangan yang pertama disampaikan oleh Anik Maslachah, selaku Wakil Ketua DPW PKB Jatim. Ia mengatakan itu berdasarkan perhitungan cepat yang dilakukan oleh tim dari PKB Sidoarjo.

"Dari suara masuk 93 persen, diketahui perolehan hasil suara paslon nomor 1 mendapat 37,58 persen. Paslon nomor 2 mendapat 41,57 persen dan paslon nomor 3 mendapat 20,85 persen. Ada selisih 3,99 persen antara nomor dua dan satu," kata Anik saat jumpa pers di kantor PKB, Rabu (9/12/2020).

Di tempat terpisah atau di pos pemenangan paslon nomor urut 1 juga ada klaim kemenangan. Paslon nomor 1 mendapat 40.89 persen suara, paslon nomor urut 2 meraih 37.83 persen suara, dan paslon nomor urut 3 memperoleh 21.24 persen suara.

"Hasil penghitungan cepat dari tim kami ini dapat dipercaya. Karena kami ini diusung lima partai. Yakni Partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat dan PPP. Semua partai memiliki tim dan saksi-saksi di setiap TPS. Hasilnya perhitungannya seperti itu," kata Cabup Bambang Haryo Soekartono.

  1. Pilbup Gresik

Paslon nomor 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah untuk sementara unggul atas paslon nomor 1, M Qosim-Ashlucul Alif dalam real count KPU. Dari 57,52 persen data yang sudah masuk, Yani-Aminatun meraih 51 persen, unggul 2 persen dari Qosim-Ashlucul yang meraih 49 persen.

  1. Pilbup Lamongan

Paslon nomor 2, Yuhronur Effendi-Abdul Rouf untuk sementara ini unggul dari hasil real count KPU sementara dengan raihan 40,9 persen. Disusul paslon nomor urut 1, Suhandoyo-Astiti Suwarni yang meraih 38,1 persen. Sementara, paslon nomor urut 3, Kartika Hidayati-Sa`im meraih 21 persen suara.

Data tersebut, baru sekitar 18,69 persen yang masuk. Atau baru 574 TPS dari 3.071.

  1. Pilbup Pacitan

Paslon nomor urut 1 Indrata Nur Bayu Aji-Gagarin mengklaim unggul atas pesaingnya pada Pilkada Pacitan 2020. Ini berdasarkan hitung cepat yang diselenggarakan internal DPC Partai Demokrat.

Hingga pukul 16.37 WIB dari total DPT 466.441 jiwa, suara yang masuk sebanyak 279.682 atau 59,96 persen. Dari jumlah itu Aji-Gagarin meraup suara 209.883 atau 75,04 persen. Posisi Aji-Gagarin jauh meninggalkan paslon Yudi Sumbogo-Isyah Anshori. Pasangan nomor urut 2 tersebut mendapat perolehan suara 69.799 atau 24,96 persen.

  1. Pilbup Blitar

Dari hasil quick count versi PKB, paslon nomor 1 Rijanto-Marhaenis memperoleh suara sebanyak 258.189. Sedangkan paslon nomor 2, Rini Syarifah-Rahmad Santoso memperoleh suara sebanyak 369.285.

Tidak jauh berbeda, dalam perhitungan real count KPU, Rini-Rahmad juga unggul dengan 59,2 persen atas Rijanto-Marhaenis yang meraih 40,8 persen. Data di KPU tersebut baru masuk sekitar 40,61 persen.

  1. Pilbup Ponorogo

Paslon nomor 1, Sugiri Sancoko-Lisdyarita unggul dalam hitung cepat yang dilakukan PDIP. Mereka unggul atas paslon nomor 2, Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo Bambang Juwono menjelaskan hasil hitung cepat didasarkan sampling di 862 TPS. Per 18.30 WIB tadi hasilnya paslon 1 Sugiri Sancoko dan Lisdyarita memperoleh 65,20 persen. Untuk paslon 2 Ipong Muchlissoni dan Bambang Tri Wahono mendapatkan perolehan suara 34,80 persen.

  1. Pilbup Trenggalek

Paslon nomor 2, Mochammad Nur Arifin-Syah Muhamad Natanegara mengklaim menangi Pilkada Trenggalek dengan merengkuh kemenangan di atas 68 persen atas paslon nomor 1, Alfan Rianto-Zaenal Fanani.

  1. Pilbup Kab Kediri

Paslon Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Maria Ulfa unggul dalam hitung cepat sementara Pilkada Kediri. Paslon ini mendapat 76,54 persen suara.

Angka tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi sementara, yang dihimpun tim pemenangan paslon Dhito-Dewi hingga pukul 17.00 WIB. Sementara kotak kosong yang menjadi lawannya meraih 23,45 persen suara.

  1. Pilbup Malang

Saiful Mujani Research & Consulting mengumumkan quick count hasil Pilkada Malang. Hasilnya, paslon nomor urut 2, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono unggul 0,34 persen dari paslon nomor urut 1, Sanusi-Didik Gatot Subroto.

Dalam rilis yang diterima detikcom, paslon nomor urut 2, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) meraih 44,09 persen suara. Paslon nomor 1, Sanusi-Didik (SanDi) meraih 43,75 persen. Sedangkan paslon nomor 3, Heri Cahyono-Gunadi Handoko meraih 12,16 persen.

Sedangkan survei LSI, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Malang Sanusi-Didik Gatot Subroto unggul sementara di Pilbup Malang 2020. Kemenangan pasangan nomor urut 1 berdasarkan quick count atau hitung cepat Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Dilihat dari akun twitternya, DennyJA_WORLD hingga pukul 15.35 WIB, pasangan Sanusi-Didik (SanDi) unggul 45,89 persen. Sementara rivalnya paslon Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 2, Lathifah Shohib dan Didik Budi Muljono (LaDub) meraup 42,12 persen.

Disusul pasangan jalur independen atau nomor urut 3, Heri Cahyono dan Gunadi Handoko, hanya mendapat 11,99 persen, dari data masuk 74,62 persen.

  1. Pilbup Jember

Hasil hitung cepat (quick count) Pilbup Kabupaten Jember versi LSI Denny JA telah mencapai 100 persen. Hasilnya, pasangan Hendy Siswanto-M Balya Firjaun Barlaman menang.

Data quick count Pilbup Kabupaten Jember versi LSI Denny JA sudah masuk 100 persen pada pukul 17.05 WIB, Rabu (9/12/2020). Hendy-Firjaun meraup suara 48,04 persen. Paslon, Faida-Dwi Arya Nugraha meraih 30,48 persen dan paslon Abdussalam-Ifan Ariadna: 21,48 persen.

  1. Pilbup Banyuwangi

Paslon nomor urut 2, Ipuk Fiestiandani-Sugirah, menang dalam Pilkada Banyuwangi versi quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Mereka unggul atas paslon nomor 1, Yusuf Widyatmoko-M Riza.

Ipuk-Sugirah menguasai 4 daerah pemilihan (dapil) dari 5 dapil yang ada di Banyuwangi.
Hasil quick count LSI Denny JA mencatat pasangan yang diusung oleh PDIP, PPP, Nasdem, Gerindra, dan Hanura ini hanya kalah di Dapil 1 yakni, Banyuwangi, Giri, Glagah, Kalipuro, Licin, dan Wongsorejo.

"Pasangan Ipuk Fiestiandani-Sugirah hanya kalah di wilayah Dapil 1. Pasangan 1 mendapatkan 56,17 persen sementara 2 hanya mendapatkan suara 43,83 persen," ujar Imam Fauzi Surahmat, Peneliti LSI dan Coordinator Area Jawa Timur-Bali, dalam konferensi pers, yang digelar di Hotel Kookon, Rabu (9/12/2020).

  1. Pilbup Situbondo

Paslon nomor 1, Karna Suswandi-Hj Khoirani (Karunia) mengklaim telah memenangkan Pilkada Situbondo 2020. Klaim kemenangan itu didasarkan pada perhitungan suara yang dilaksanakan di Kantor DPC PPP Situbondo.

Dalam hitungan yang paslon ini sebut sebagai real count, paslon nomor urut 1 Karunia memperoleh 200.970 suara atau setara dengan 53,3 persen. Sementara pasangan nomor 2 H Yoyok Mulyadi-Abu Bakar Abdi (Mulya Abadi) mendapatkan 175.348 atau setara 46,6 persen. Sehingga terdapat selisih 25.346 atau 6,7 persen.

Namun, PDIP Jatim juga mengklaim, bahwa paslon yang mereka usung, Yoyok Mulyadi-Abu Bakar juga unggul di Pilbup Situbondo.

  1. Pilbup Mojokerto

Paslon bupati-wabup nomor urut 1 Ikfina Fahmawati-Muhammad Albarraa (Ikbar) mengklaim memenangkan Pilbup Mojokerto 2020. Mereka mengklaim menang versi hitung cepat (quick count) maupun real count.

Ketua Tim Pemenangan Ikbar Santoso mengatakan, hingga pukul 15.30 WIB, sudah ada 60 persen data perolehan suara dari TPS yang direkapitulasi oleh timnya. Berdasarkan hasil real count sementara, pasangan Ikbar unggul jauh dari dua lawannya.

"Saat ini dari 60 persen data yang masuk dari seluruh kecamatan, Ikbar sudah pada posisi 67,1 persen. Ada pergerakan naik turun, tapi kami masih di kisaran 67 persen. Putih dapat 18 persen, Yoni 14 persen," kata Santoso kepada wartawan di Institut KH Abdul Chalim, Pacet, Mojokerto, Rabu (9/12/2020).

Tidak hanya itu, Ikbar juga mengklaim menang versi quick count. Hasil hitung cepat tim, paslon nomor urut 1 ini mengungguli 2 pasangan lainnya. Yaitu pasangan nomor urut 2 Yoko Priyono-Choirun Nisa (Yoni) dan pasangan nomor 3 Pungkasiadi-Titik Masudah (Putih).

  1. Pilbup Ngawi

Paslon Ony Anwar-Dwi Riyanto Jatmiko unggul dalam hitung cepat sementara Pilkada Ngawi. Kotak kosong hanya memperoleh 27.951 suara atau 5,6 persen. Sementara suara untuk Ony-Dwi mencapai 471.464 atau 94,4 persen.

  1. Pilbup Tuban

Paslon nomor urut 2, Aditya Halindra Faridzky-Riyadi mengklaim menang di Pilkada Tuban. Klaim kemenangan itu berdasarkan pusat tabulasi penghitungan suara tim sukes paslon nomor urut 2 tersebut.

Perolehan suara sementara yang telah tercatat di tabulasi adalah paslon nomor urut 1 Khozanah Hodayati-Muhammad Anwar mendapat 24 persen suara, paslon nomor urut 2 Aditya Halindra Faridzky-Riyadi mendapat 60 persen suara, dan paslon nomor urut 3 Setiajit-Armaya Mangkunegara mendapat 16 persen suara.

  1. Sumenep

Paslon nomor urut 1, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah unggul dengan raihan 52,2 persen atas paslon nomor urut 2, Fattah Jasin-Ali Fikri yang meraih 47,8 persen. Data ini diambil dari real count KPU dengan catatan baru 30,44 persen data yang sudah masuk.

  1. Pilkada Kota Blitar

Versi hitung cepat DPC PDIP Kota Blitar, Paslon nomor urut 1 Henry-Yasin mendapat perolehan suara sebanyak 37.344. Atau 42,61 persen.

Sedangkan paslon petahana nomor urut 2, Santoso-Tjujuk Sunario memperoleh suara sebanyak 50.303 suara. Atau sebesar 57,39 persen. Kedua kandidat dalam kontentasi ini selisih perolehan suara sebanyak 12.959.

  1. Pilkada Kota Pasuruan

Paslon Saifullah Yusuf-Adi Wibowo (Gus Ipul-Mas Adi) menang telak dalam Pilkada Pasuruan. Berdasarkan real count data center tim pemenangan, paslon nomor 1 ini meraup 68,07 persen suara.

"Kami sudah bertemu dengan Gus Ipul dan tim pemenangan dan sudah berdiskusi hasil real count di semua TPS. Dan dengan mengucapkan Alhamdulillah kami memastikan bahwa pasangan Gus Ipul dan Mas Adi menang dalam pemilihan Wali Kota Pasuruan," kata Penasihat Tim Pemenangan Gus Ipul-Mas Adi, Mokhamad Misbakhun di posko pemenangan, Jalan Panglima Sudirman, Rabu (9/12/2020).

Misbakhun mengatakan, hasil real count semua TPS yang sudah masuk 100 persen dan menunjukkan angka kemenangan yang telak. Paslon nomor 1 meraih 68,07 persen suara. Sementara paslon nomor 2, Raharto Teno-Hasjim Asjari meraih 31,93 persen suara. (*)

 

Loading...

Artikel Terkait