Nasional

Anies Klaim Banjir Ibukota Mulai Terkendali, Sisa 17 RW Yang Masih Tergenang

Oleh : Ronald - Minggu, 21/02/2021 22:59 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto : ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kondisi banjir di Ibu Kota mulai terkendali. Hingga kini, tercatat sisa 17 rukun warga (RW) tergenang banjir hingga siang ini, 21 Februari 2021.
 
"Ada 17 RW yang masih tergenang dari kemarin, total sebanyak 113 RW (terdampak banjir). Jadi Alhamdulillah proses penyurutan terjadi dengan baik," ungkap Anies di Jakarta, Minggu, (21/2/2021).
 
Anies mengatakan ketinggian muka air di Sungai Ciliwung, Sungai Krukut, Kali Sunter, dan Kali Pesanggrahan sudah kembali normal. Menurutnya, kiriman air dari luar Jakarta maupun hulu sudah berkurang.

Hingga saat ini, menurut Anies, sungai yang arusnya masih besar adalah Kali Angke. Kali tersebut mendapat kiriman air dari wilayah Tangerang.

"Yang masih ada kiriman air dari wilayah Tangerang lewat Kali Angke. Sehingga, kawasan kanan kiri dari Sungai Angke ini masih ada genangan," ungkap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Menurut dia, jajaran Pemprov DKI Jakarta bekerja 24 jam melakukan proses pemompaan air hingga sejumlah titik lokasi telah kering. Sejumlah ruas jalan yang terdampak genangan sudah bisa dilewati kendaraan.

Kata Anies, terdapat 10 titik pengungsian di Jakarta yang disebabkan banjir. Sebelumnya, terdapat 44 titik pengungsian.

Lokasi pengungsian dipakai sebagai tempat sementara bagi warga untuk berisirahat sembari membersihkan rumah masing-masing.
 
"Jadi lokasi-lokasi ini masih akan dipertahankan sampai mereka benar-benar bisa kembali ke rumah," kata dia. 

Sebelumnya, 113 RW di DKI Jakarta terendam banjir setelah diguyur hujan ekstrim selama beberapa hari.

Hingga Sabtu (20/1) siang, sebanyak 3.311 orang mengungsi yang tersebar di 44 titik. Banjir ini juga menyebabkan lima orang meninggal.

"Empat dari lima orang ini adalah anak anak usia 7 tahun, 11, 13 tahun," jelas Anies.

Loading...

Artikel Terkait