Nasional

Bantuan Becak Listrik di Kabupaten Pamekasan, Bagian dari Komitmen Pribadi Presiden Prabowo kepada Tukang Becak Lansia

Oleh : very - Rabu, 16/07/2025 22:01 WIB


Bantuan becak listrik

Pamekasan, INDONEWS.ID - Pemerintah terus mendorong berbagai inisiatif pengentasan kemiskinan yang langsung menyentuh kelompok masyarakat rentan. Salah satu upaya nyata tersebut ditunjukkan melalui penyerahan bantuan becak listrik kepada para tukang becak lansia di Kabupaten Pamekasan, Madura, pada Senin pagi, 14 Juli 2025.

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program pribadi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku transportasi informal, khususnya para tukang becak yang masih mengayuh secara manual di usia lanjut.

Bantuan ini bukan berasal dari anggaran negara, melainkan dibeli langsung oleh Presiden dari dana pribadi dan dana operasional yang menjadi haknya sebagai kepala negara. Pemesanan unit becak listrik dilakukan melalui Sekretariat Negara, namun seluruh pendanaan berasal dari pribadi Presiden.

Wakil Kepala BP Taskin RI, Naniek S. Deyang, menegaskan bahwa program ini sepenuhnya merupakan bentuk kepedulian pribadi Presiden.

“Penyaluran becak ini bukan dari program Setneg ataupun anggaran negara. Becak dibeli langsung oleh Bapak Presiden dari kantong pribadi beliau. Kami hanya membantu memastikan agar distribusi berjalan tepat sasaran,” jelasnya.

Naniek juga menekankan pentingnya dukungan pemda untuk memastikan keberlanjutan pemanfaatan becak listrik, termasuk penyediaan fasilitas pengisian daya.

Dalam pelaksanaan program ini, Presiden mempercayakan proses distribusi dan pelatihan teknis kepada Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), lembaga sosial yang didirikannya.

Untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran, YGSN bekerja sama dengan Badan Percepatan Penghapusan Kemiskinan (BP Taskin), serta berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah. Di Kabupaten Pamekasan, Pemerintah Daerah turut memfasilitasi proses pendataan, verifikasi, serta pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Sebanyak 25 unit becak listrik diserahkan secara simbolis kepada tukang becak yang telah terverifikasi, dengan kriteria utama adalah usia 65 tahun ke atas dan masih aktif mencari nafkah.

Becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Eltran Indonesia, anak perusahaan PT LEN Industri (BUMN), dan masing-masing unit memiliki nilai sekitar Rp23 juta. Sebelum digunakan, para penerima manfaat mengikuti pelatihan teknis yang diselenggarakan oleh YGSN dan tim teknisi Eltran, mencakup pengoperasian, perawatan, serta pengisian daya.

Sementara itu, Yudhi Samhana, perwakilan YGSN, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar Presiden untuk menjangkau seluruh tukang becak yang masih menggunakan tenaga manual.

“Program ini akan terus berjalan hingga akhir tahun dengan target pemberian hingga 10.000 unit becak listrik secara bertahap. Untuk tahap awal, kami prioritaskan yang berusia 65 tahun ke atas,” ujar Yudhi.

 

 

Rasa Syukur dan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo

Bupati Pamekasan, Dr. Drs. K.H. Kholilurrahman, S.H., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Presiden Prabowo terhadap masyarakat kecil di daerah kami. Program ini sangat sejalan dengan program daerah seperti Pamekasan Sehat, Kampung Lansia Sehat, dan Lansia Sejahtera,” tuturnya.

Salah satu penerima bantuan, Mufadil, mewakili rekan-rekannya menyampaikan rasa haru dan terima kasih. “Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuannya. Becak listrik ini sangat membantu kami yang sudah tidak muda lagi untuk tetap bisa bekerja tanpa harus terlalu capek mengayuh,” ungkapnya.

Sebagai informasi, hingga akhir 2024, Presiden Prabowo telah membagikan 450 becak listrik saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan, disusul dengan pemesanan 1.000 unit tambahan.

Dari jumlah tersebut, 260 unit telah selesai diproduksi: 60 unit didistribusikan ke Jawa Timur pada Februari 2025, dan 200 unit pada Juli 2025 untuk empat kabupaten di Madura serta sebagian di Jawa Tengah.

Presiden juga berencana memperluas jangkauan program ini melalui kerja sama dengan berbagai produsen lokal lainnya, agar target distribusi 10.000 unit becak listrik bisa tercapai hingga akhir 2025. *

Artikel Lainnya