Jakarta, INDONEWS.ID - Kebun Raya Bogor Kamis (24/07) berwarna tapi bukan dari pancaran dari jutaan pepohonan, namun dari kumpulan Perempuan Berkebaya Indonesia yang merayakan Hari Kebaya Nasional. Menurut Ketua Umum PBI, berkebaya harus diturunkan ke genarasi muda, karena kebaya bukan pakaian yang ribet malah satset siap dikenakan kemanapun, termasuk naik gunung.
Lebih dari 600 perempuan berkebaya memeriahkan acara tersebut, mereka merupakan anggota PBI, komunitas pecinta kain Indonesia dan sejumlah kumnitas lain seperti disabilitas. Acaradiadakan di hamparan rumput hijau di Kebun Raya Bogor.
Ramih Hidayati Ketua Umum PBI mengatakan, perayaan Hari Kebaya Nasional di tahun kedua menjadi kebanggaan komunitasnya, sebelumnya mereka terus mengenalkan kebaya ke masyarakat lewat "kebaya di kampus', 'kebaya di sekolah", dan 'kebaya di kantor'. Dan tahun lalu gerakan mereka menjadi skala nasional dengan ditetapkan tanggal 24 Juli sebagai hari Kebaya Nasional.
Menurutnya, berkebaya harus ditularkan ke generasi muda bukan sekedar seremonial belaka, fengan cara mengenalkan kebaya sebagai pakaian yang mudah dikenakan. Selama ini masyarakat terutama generasi muda menganggap kebaya adalah busana yang 'ribet'.
'Kebaya itu simple, satset 2-3 menit selesai, saya selalu berkebaya, naik gunung, mendayung di laut, atau bersepeda. Kebaya itu satset, batbet bisa dimanapun dikenakan", ujarnya saat membuka acara Hari Kebaya Nasional.
Generasi muda jangan dipaksa tapi diajak dan diajari berkebaya, setiap ada kesempatan atau datang ke sebuah acara ajak generasi muda mengenakan kebaya. Dengan begitu mereka terbiasa mengenakan kebaya dan cinta akan budaya berkebaya.
Sementara isteri Walikota Bogor, Yantie Dedie Rachim mengatakan, sepakat dengan PBI kebaya harus ditularkan ke generasi muda, karena siapa lagi yang akan melestarikan kebaya kalau bukan generasi muda.
Karena itu, menurutnya, pemerintah pun wajib melestarikan kebaya, melalui kebijakan agar kebaya terus lestari. Dan kebaya ini pun menggerakan perekonomian, kebaya menggerakan UMKM.
Dikatakan, kebaya direbutkan oleh beberapa negara di Asia Tenggara, untuk pengakuan dunia sebagai busana asal negara tersebut. Karena itu kita dan generasi muda wajib melestarikan kebaya sebagai busana Indonesia.