Bandung, INDONEWS.ID - Penguasaan ruang siber, spektrum elektromagnetik, dan ruang informasi menjadi faktor penting dalam membangun decision advantage guna menentukan keberhasilan operasi militer modern.
Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., saat mewakili Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sesko TNI TA 2026 di Sesko TNI, Bandung, Jumat (10/7/2026).
Dalam pembekalan bertema "Peran TNI Angkatan Udara dalam Menghadapi Ancaman Sibernika dan Perang Informasi di Era Multi Domain Operations”, Wakasau menjelaskan bahwa keberhasilan operasi tidak lagi hanya ditentukan oleh jumlah kekuatan dan daya tembak, tetapi juga kemampuan menjaga keberlangsungan sistem, menguasai informasi, serta mengambil keputusan secara lebih cepat dan tepat daripada lawan.
Menurut Wakasau, ruang siber, spektrum elektromagnetik, dan ruang informasi telah menjadi bagian integral dari ruang operasi. Oleh karena itu, modernisasi alutsista harus berjalan seiring dengan penguatan ketahanan siber, pengamanan sistem komando dan kendali, serta peningkatan kemampuan menghadapi peperangan elektronika dan disinformasi.
Wakasau juga memaparkan berbagai upaya TNI AU dalam merespons perkembangan teknologi militer dan dinamika peperangan modern. Salah satunya melalui penyempurnaan Doktrin TNI AU Swa Bhuwana Paksa yang menempatkan operasi sibernika dan operasi informasi sebagai bagian integral dari operasi udara.
Lebih lanjut, Wakasau menegaskan bahwa teknologi pada hakikatnya hanya merupakan enabler. Meskipun dilengkapi dengan alpalhankam yang semakin modern dan terintegrasi, keberhasilan operasi multidomain tetap ditentukan oleh kualitas kepemimpinan, kemampuan membangun kepercayaan dan kerja sama, serta mengintegrasikan manusia, organisasi, dan budaya kerja lintas matra.
Kepada para Pasis yang berasal dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri, Wakasau berpesan agar senantiasa berpikir lintas domain dan lintas institusi, terus belajar mengikuti perkembangan teknologi dan ancaman, menjaga integritas, serta memelihara kekompakan dan soliditas antarlembaga.
Pembekalan tersebut dihadiri Komandan Sesko TNI Marsdya TNI M. Khairil Lubis, Wakil Komandan Sesko TNI, para pejabat utama, dosen, serta perwira penuntun Sesko TNI.
