Nasional

Sebanyak 88 Mahasiswa Ikuti Uji Kompetensi pada Empat Skema Sertifikasi di LSP Politeknik STIA LAN Jakarta

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 30/07/2026 10:54 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Politeknik STIA LAN Jakarta melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) menyelenggarakan Uji Kompetensi Mahasiswa Batch I/2026 yang diikuti oleh 88 mahasiswa selama empat hari yang dimulai pada Senin 27 Juli 2026 yang akan berakhir pada 30 Juli 2026 bertempat di Kampus Politeknik STIA LAN Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui sesuai standar dunia kerja.

Pelaksanaan uji kompetensi merupakan tindak lanjut dari kegiatan pengarahan peserta yang telah dilaksanakan sebelumnya. Melalui pengarahan tersebut, mahasiswa memperoleh pembekalan mengenai mekanisme asesmen, tata tertib pelaksanaan, hak dan kewajiban peserta, serta pentingnya menjaga integritas selama mengikuti proses sertifikasi.

Pada pelaksanaan tahun ini, mahasiswa mengikuti asesmen pada empat skema sertifikasi kompetensi yang disesuaikan dengan bidang keilmuan masing-masing program studi, yaitu  Analis Senior  Perencanaan SDM, Analis Senior Pelatihan dan Pengembangan untuk Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur (MSDMA); Kewirausahaan Industri untuk Program Studi Administrasi Bisnis Sektor Publik (ABSP); serta Analis Kebijakan Ahli Pertama untuk Program Studi Administrasi Pembangunan Negara (APN).

Selama empat hari pelaksanaan seluruh peserta menjalani berbagai tahapan asesmen yang dilakukan oleh asesor kompetensi LSP Politeknik STIA LAN Jakarta. Proses penilaian meliputi verifikasi portofolio, observasi praktik, wawancara, hingga uji tertulis sesuai pada unit-kompetensi masing-masing skema sertifikasi. Seluruh proses dilaksanakan secara objektif, transparan, independen, dan akuntabel untuk memastikan setiap peserta dinilai berdasarkan kompetensi yang dimilikinya.

Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik STIA LAN Jakarta, Anita, S.Kom., MTI. menegaskan bahwa penyelenggaraan uji kompetensi merupakan bagian dari upaya penjaminan mutu lulusan yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.

"Empat skema sertifikasi yang diujikan telah disusun sesuai dengan capaian pembelajaran dan standar kompetensi pada masing-masing program studi. Melalui asesmen yang kredibel dan profesional, kami berharap setiap lulusan memiliki pengakuan kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing serta kepercayaan pengguna lulusan," jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Sebanyak 88 mahasiswa mengikuti setiap tahapan asesmen dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Selain mengukur kemampuan teknis sesuai bidangnya, asesmen juga menguji kemampuan berpikir kritis, komunikasi, pemecahan masalah, serta penerapan pengetahuan dalam situasi kerja yang sesungguhnya.

Penyelenggaraan uji kompetensi ini sekaligus memperkuat implementasi pendidikan vokasi yang mengedepankan prinsip link and match dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui sertifikasi kompetensi, lulusan Politeknik STIA LAN Jakarta diharapkan memiliki keunggulan yang lebih kompetitif, mampu memenuhi tuntutan organisasi sektor publik maupun sektor lainnya, serta siap memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Politeknik STIA LAN Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki kompetensi yang terukur dan diakui secara profesional.

Artikel Lainnya