Jakarta, INDONEWS.ID - Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, menyelidiki dugaan ancaman bom yang disampaikan melalui media elektronik dan diterima oleh pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Minggu (2/8) malam. Hingga kini, operasional bandara dipastikan tetap berjalan normal setelah tidak ditemukan indikasi adanya ancaman nyata.
Kepala Seksi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, mengatakan informasi tersebut diterima pihak bandara sekitar pukul 21.58 Wita dan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan sejumlah instansi terkait.
"Berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak Angkasa Pura, pada Minggu sekitar pukul 21.58 Wita, pihak bandara menerima informasi elektronik yang mengandung dugaan ancaman bom," kata Gede Suka dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (5/8/2026).
Menurut dia, Satuan Reserse Kriminal Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai langsung melakukan penyelidikan begitu menerima laporan. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menelusuri asal-usul informasi tersebut.
Selain melakukan pendalaman terhadap isi pesan elektronik, penyidik turut memanggil pihak-pihak yang menerima informasi tersebut guna mengungkap fakta yang sebenarnya.
"Kami terus melakukan penyelidikan dan mendalami informasi tersebut sesuai prosedur yang berlaku. Seluruh langkah dilakukan secara profesional dengan melibatkan koordinasi bersama pihak terkait," ujar Gede Suka.
Meski penyelidikan masih berlangsung, kepolisian memastikan situasi keamanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap aman dan kondusif. Seluruh aktivitas penerbangan maupun pelayanan kepada penumpang berlangsung normal tanpa gangguan.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, termasuk pesan yang mengandung unsur candaan atau hoaks terkait ancaman keamanan karena berpotensi menimbulkan keresahan publik.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, nyaman, dan kondusif di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai demi kenyamanan seluruh penumpang dan pengguna jasa bandara," kata Gede Suka.
Sebelumnya, manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menyatakan telah menerima informasi elektronik yang berisi dugaan ancaman bom dan langsung mengaktifkan prosedur penanganan sesuai standar operasional.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Eka Sandi, mengatakan komite keamanan bandara bersama instansi terkait segera melakukan penelusuran setelah menerima informasi tersebut.
"Berdasarkan hasil penelusuran lebih lanjut, tidak ditemukan indikasi kebenaran atas informasi yang diterima pihak bandara. Dengan demikian, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap berjalan secara aman, lancar, dan terkendali," ujar Eka dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026).
Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih menyelidiki sumber dan motif pengiriman informasi elektronik yang berisi dugaan ancaman tersebut. Polisi belum menyampaikan adanya penetapan tersangka maupun dugaan tindak pidana yang disangkakan dalam perkara tersebut.