Olah Raga

Cetak Grand Master Catur, KONI Pusat Dorong Percasi Gelar Kompetisi Berkesinambungan

Oleh : donatus nador - Rabu, 02/09/2026 06:08 WIB


Cetak Grand Master Catur, KONI Pusat Dorong Percasi Gelar Kompetisi Berkesinambungan

Jakarta, INDONEWS.ID- Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) diminta hadirkan kompetisi berkesinambungan guna mencetak pecatur hebat.

Wakil Ketua Umum (Waketum) III KONI Pusat Mayjen TNI Purn Andrie T.U. Soetarno mengatakan, prestasi tidak bisa diraih melalui cara yang instan.

Maka dari itu, menurut Soetarno, pembinaan prestasi harus dilakukan sejak dari usia dini lewat berbagai turnamen berkesinambungan.

"Pembinaan prestasi tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan dimulai dari usia dini," kata Andrie T.U. Soetarno dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (1/9)..

"Saya berharap melalui kejuaraan ini akan lahir Grand Master Catur Indonesia yang mampu menorehkan prestasi di kancah dunia,” imbuhnya. 

PB Percasi menggelar JAPFA Chess Festival 2026 yang berlangsung di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta pada 1-6 September 2026.

Turnamen ini memperebutkan total hadiah mencapai Rp298.900.000 itu diikuti 523 pecatur dari empat negara.

Plt. Sekretaris Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Setiyana Djafar mengapresiasi Percasi yang konsisten menyelenggarakan kompetisi catur dengan standard internasional.

“Catur bukan hanya olahraga, melainkan juga kegiatan yang melatih kedisiplinan, penentuan strategi, serta konsentrasi. Hal itu selaras dengan langkah pembangunan karakter bangsa,” ucap Setiyana.

Turnamen itu mempertandingkan total 12 kategori termasuk dengan duel pertemuan internasional antara pecatur muda IM Satria Duta Cahaya melawan pecatur Vietnam IM Dau Khoung Duy.

Selain itu, pecatur putri WiM Laysa Latifa melawan pecatur Kazakhstan WGM Xeniya Balabayeva.

Artikel Lainnya