INDONEWS.ID

  • Minggu, 25/11/2018 19:32 WIB
  • Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Terima Gelar Adat Komering

  • Oleh :
    • very
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Terima Gelar Adat Komering
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menerima gelar adat tertinggi dari masyarakat Komering, Sumatra Selatan, pada Minggu, 25 November 2018. Penganugerahan gelar adat digelar di Griya Agung, Kota Palembang, sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih masyarakat Sumatra Selatan kepada Presiden. (Foto: Ist)

 

Sumatera Selatan, INDONEWS.ID -- Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menerima gelar adat tertinggi dari masyarakat Komering, Sumatra Selatan, pada Minggu, 25 November 2018. Penganugerahan gelar adat digelar di Griya Agung, Kota Palembang, sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih masyarakat Sumatra Selatan kepada Presiden.

Baca juga : Pulihkan Pasokan Air untuk Sentra Pangan di Sigi, Presiden Jokowi Didampingi Menteri Basuki Resmikan Bendung dan Jaringan Irigasi Gumbasa

Kepala Negara dalam kesempatan itu mendapat gelar kehormatan "Rajo Balaq Mangku Nagara" yang berarti raja besar pemangku negara. Sementara Ibu Iriana memperoleh gelar "Ratu Indoman" yang dapat dimaknai sebagai ratu yang mengayomi sekaligus tempat berkeluh kesah dan memberi perlindungan bagi keluarga.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan ucapan terima kasih atas gelar yang telah diberikan kepada dirinya dan Ibu Iriana. Presiden memandang bahwa gelar yang diberikan ini merupakan suatu amanah bagi dirinya untuk memajukan adat dan kesejahteraan masyarakat di Sumatra Selatan.

Baca juga : Jokowi Lantik Menko Polhukam dan Menteri ATR/BPN Rabu, Beredar Nama Hadi Tjahjanto dan AHY

"Saya dan Ibu Iriana memaknai semangat adok, semangat jajuluk, semangat gelar Rajo Balaq Mangku Negara dan Ratu Indoman yang dianugerahkan kepada kami berdua adalah sebagai pesan, harapan, dan tanggung jawab untuk selalu mengangkat derajat dan memajukan adat Komering serta untuk selalu memajukan kesejahteraan Sumatra Selatan," ujarnya.

Presiden juga meyakini bahwa adat, tradisi, dan kebudayaan bangsa adalah sumber energi besar bagi kemajuan Indonesia. Sebuah modal bagi kita untuk dapat memajukan bangsa.

Baca juga : Tanggapi Hasil Hitung Cepat Pemilu, Presiden Jokowi: Sabar, Tunggu Hasil Resmi dari KPU

"Kita memiliki 714 suku, dengan budaya masing-masing, dengan adat masing-masing, dengan tradisi, masing-masing, dengan energi masing-masing," kata Presiden.

Kepala Negara mengatakan, Indonesia memang sudah digariskan untuk terlahir dengan perbedaan budaya, adat, dan bahasa yang beragam. Hal itu merupakan anugerah Allah yang harus kita syukuri dan harus kita jaga kesatuannya sebagai aset terbesar bangsa.

"Jangan sampai Indonesia maju secara teknologi tapi mundur secara kebudayaan. Teknologi Indonesia maju, tradisi, adat dan kebudayaan bangsa kita juga harus ikut maju," tuturnya.

Maka itu, Presiden Joko Widodo berpesan kepada masyarakat adat Komering di Sumatera Selatan untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Saya ingin mengajak masyarakat adat Komering untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan Indonesia, menjaga kerukunan negara kita Indonesia," tandasnya.

Prosesi pemberian gelar tersebut atau yang di wilayah setempat biasa disebut dengan nabuh jajuluk diawali dimulai sekira pukul 09.00 WIB. Presiden Joko Widodo, didampingi oleh tetua adat, meniti "titian agung" yang berupa tiga lembar tikar yang dilapisi kain putih sepanjang empat meter untuk kemudian duduk bersama.

Selanjutnya, tetua adat mengumumkan kepada masyarakat yang hadir mengenai pemberian gelar adat masyarakat Komering kepada Presiden dan Ibu Iriana sekaligus meminta persetujuan dan pertimbangan dari masyarakat. Gong adat kemudian ditabuh sebagai tanda pemberian gelar.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam acara tersebut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru. (Very)

Artikel Terkait
Pulihkan Pasokan Air untuk Sentra Pangan di Sigi, Presiden Jokowi Didampingi Menteri Basuki Resmikan Bendung dan Jaringan Irigasi Gumbasa
Jokowi Lantik Menko Polhukam dan Menteri ATR/BPN Rabu, Beredar Nama Hadi Tjahjanto dan AHY
Tanggapi Hasil Hitung Cepat Pemilu, Presiden Jokowi: Sabar, Tunggu Hasil Resmi dari KPU
Artikel Terkini
BNPP Bersama K/L Susun Bahan Masukan Renaksi Tahun 2025 Terkait Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Laut
Raih Juara Dua "SPM Awards 2024", Pj Bupati Karanganyar: Tujuan Kami Bukan Penghargaan, Ini Hanya Bonus
Ini 5 Fitur Unggulan iPhone 15 Pro Max yang Perlu Anda Ketahui
Pj Bupati Maybrat hadiri Gala Dinner Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024
Menteri ATR/Kepala BPN Lakukan Peninjauan ke STPN untuk Menyapa Langsung Seluruh Taruna dan Taruni
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas