Budaya

Bupati Mentawai: Memberi Pelajaran Agama Melalui Lomba Paduan Suara

Oleh : very - Senin, 04/12/2017 10:23 WIB

Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet membuka secara resmi Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional IV Tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai. Acara berlangsung di halaman Kantor Bupati, Senin (27/11/2017) malam. (Foto: ilustrasi/Portal Berita Editor)

Mentawai, INDONEWS.ID - Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet membuka secara resmi Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional IV Tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai. Acara berlangsung di halaman Kantor Bupati, Senin (27/11/2017) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Yudas mengatakan berbagga karena Kontingen Pesparawi asal Bumi Sikerei sudah banyak menorehkan prestasi dan telah mengharumkan nama Mentawai hingga ke tingkat Nasional.

"Kami akan terus melakukan evaluasi di setiap kegiatan keagamaan dan saya juga turut berbangga karena kontingen Mentawai sudah banyak meraih prestasi dan mengharumkan nama Mentawai ke tingkat Nasional," katanya seperti dikutip mentawaikab.go.id.

Yudas mengharapkan Pesparawi harus menjadi ajang untuk memberikan pelajaran keagamaan dan kerohanian melalui nyanyian kidung Jemaat di Bumi Sikerei.

Bupati Yudas juga memberi motivasi agar seluruh peserta tetap berjuang keras untuk menunjukan hasil yang terbaik.

Ditambahkannya, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan acara tersebut sehingga terus berkiprah hingga ke tingkat nasional.

Bupati juga mengapresiasi para Camat yang hadir untuk memberi dukungan pada acara tersebut. Menurutnya, acara tersebut bukan sekadar bernyanyi, tetapi juga bertujuan membentuk karakter dan memberikan rasa kebersamaan antar umat.

Sementara itu Ketua LPPD Mentawai Seminar Siritoitet menuturkan, kegiatan Pesparawi Tahun 2017 kali ini berbeda dengan Pesparawi sebelumnya, karena tahun ini telah dilakukan Pesparawi tingkat Kecamatan.

Pesparawi tingkat Kecamatan bertujuan mencari peserta terbaik yang akan mewakili masing-masing kecamatan menuju Pesparawi Tingkat Kabupaten.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Pesparawi Naslindo Sirait memaparkan, Pesparawi tahun 2017 memperlombakan 10 kategori.

Sementara dana kegiatan Pasparawi bersumber dari APBD Mentawai tahun 2017 yang dihibahkan kepada LPPD dan diikuti 8 Kecamatan yakni Kecamatan Sipora Utara, Kecamatan Sipora Selatan, Kecamatan Pagai Utara, Kecamatan Pagai Selatan, Kecamatan Sikakap, Kecamatan Siberut Selatan, Kecamatan Siberut Tengah dan Kecamatan Siberut Utara serta dihadiri sebanyak 836 orang peserta.

Adapun 10 kategori yang diperlombakan dalam kegiatan Pesparawi antara lain, kategori solosong putra/I, kategori solosong remaja putra/I, vokal remaja, paduan suara sekolah minggu, paduan suara remaja, paduan suara dewasa wanita, paduan suara dewasa pria, dan paduan suara dewasa campuran.

Peserta yang meraih kategori terbaik diharapkan bisa mewakili Kepulauan Mentawai diajang Pesparawi Tingkat Nasional di Pontianak pada 2018 mendatang.

Pembukaan Pesparawi yang akan diselenggarakan selama tiga hari dari 27-29 November 2017 turut dihadiri Wakil Bupati Kortanius Sabeleake, Wakil Ketua II DPRD Mentawai Nikanor Saguruk, Kasdim 0319, perwakilan Polres Mentawai, jajaran SKPD, seluruh Camat, Pendeta, tokoh agama, tokoh adat serta masyarakat. (Very)

Artikel Terkait