Bisnis

Antisipasi Dampak Virus Corona bagi Pariwisata, Pemerintah Berikan Diskon Tiket Pesawat

Oleh : Ronald T - Selasa, 18/02/2020 22:50 WIB

Virus Corona. (Foto: Ant)

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mengambil beragam langkah untuk para pelaku usaha pariwisata terkait dampak dari wabah virus corona.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan pemberian stimulus atau insentif bagi sektor pariwisata Indonesia untuk merespons dampak wabah virus corona agar tidak berdampak terlalu buruk bagi para pelaku usaha. Hal tersebut disampaikan Menparekaf Wishnuhtama seusai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020.

Pria berkacamata ini menjelaskan pihaknya berupaya untuk mengambil kebijakan yang komprehensif yang melibatkan Kementerian/Lembaga lain yang terkait dan tidak parsial.

Tak hanya itu, Menteri Wishnutama juga mengatakan besaran perhitungan diskon, khususnya untuk tiket pesawat, juga masih belum ditetapkan antara 25-30 persen ke destinasi-destinasi wisata di Indonesia, seperti Bali, Likupang, Sulawesi Utara, Bintan, Batam, Yogyakarta, Lombok, Labuan Bajo, dan destinasi wisata lainnya.

"Minggu ini kita tetapkan karena besok kami rapat lanjutan. Pemberian insentif ini ke seluruh industri pariwisata tidak hanya maskapai saja," katanya dalam keterangan tertulis yang diperoleh INDONEWS.ID, Selasa (18/2/2020).

Wishnutama mengaku akan berkoordinasi dengan kementerian terkait, agar diskon yang diberikan efektif untuk menggerakkan pariwisata Nusantara. 

"Kami juga mengimbau K/L lain bisa menggelar rapat-rapat dan sebagainya di destinasi wisata," sambungnya.

Menparekraf juga menjelaskan pemberian insentif juga berlaku bagi maskapai penerbangan. Hal tersebut mendorong maskapai segera mengisi kekosongan slot penerbangan di sejumlah bandara akibat dampak wabah virus corona.

"Itu juga salah satu yang kita lakukan. Misalnya, memberikan diskon harga landing fee yang lebih murah. Atau harga fuel yang lebih murah atau kompetitif. Hal itu kita masih bahas. Ini banyak sekali komponen untuk menyelamatkan industri pariwisata kita," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga membahas mengenai upaya pemerintah untuk mengatasi dampak wabah virus corona terhadap sektor pariwisata. Salah satu upaya yang sedang dipertimbangkan oleh pemerintah adalah pemberian diskon atau insentif, baik untuk wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus).

"Diskon atau insentif bagi wisman yaitu 30 persen dari tarif riil. Tapi nanti kita putuskan, ini belum diputuskan. Mungkin kita beri waktu selama tiga bulan ke depan, untuk destinasi-destinasi yang nanti juga akan kita putuskan," jelas Presiden.

"Untuk destinasi wisata ke mana, termasuk di dalamnya juga diskon untuk wisatawan domestik atau wisnus yang bisa nanti kita berikan juga minus 30 persen dan mungkin bisa saja untuk travel bironya diberi diskon yang lebih misalnya 50 persen, sehingga betul-betul menggairahkan dunia wisata kita karena memang sekarang baru ada masalah karena virus corona," tandasnya. (rnl)

 

Loading...

Artikel Terkait