Nasional

Intelijen Austria Temukan Gudang Senjata Diduga Milik Hamas di Wina, Satu Warga Inggris Ditangkap

Oleh : Rikard Djegadut - Minggu, 09/11/2025 21:25 WIB


 

Wina, INDONEWS.ID – Dinas Intelijen Austria mengungkap penemuan gudang senjata di Wina yang diduga kuat terkait dengan kelompok militan Palestina Hamas. Temuan ini disebut sebagai bagian dari operasi luar negeri kelompok tersebut yang berpotensi menargetkan lembaga-lembaga Israel atau Yahudi di Eropa.

Dalam laporan yang dikutip dari Euronews, Minggu (9/11/2025), gudang senjata itu ditemukan di sebuah ruang penyimpanan sewaan di ibu kota Austria. Di lokasi tersebut, aparat menemukan satu koper berisi lima pistol dan sepuluh magasin.

Pemerintah Austria menyatakan, senjata-senjata tersebut diduga akan digunakan untuk serangan teroris di Eropa. “Berdasarkan status investigasi saat ini, lembaga-lembaga Israel atau Yahudi di Eropa kemungkinan besar menjadi target serangan ini,” demikian pernyataan resmi pemerintah Austria.

Seorang warga negara Inggris berusia 39 tahun telah ditangkap pada Senin pekan lalu di London, atas dugaan keterlibatannya dengan jaringan yang sama. Pria tersebut diduga memiliki hubungan erat dengan gudang senjata yang ditemukan di Wina.

Penangkapan itu merupakan bagian dari investigasi internasional terkoordinasi yang dilakukan oleh Direktorat Keamanan Negara dan Dinas Intelijen (DSN) Austria bersama Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA). Investigasi tersebut menargetkan organisasi teroris global yang memiliki hubungan dengan Hamas.

Kementerian Dalam Negeri Austria mengungkapkan bahwa aparat mencurigai kelompok tersebut telah menyelundupkan senjata ke Austria untuk digunakan dalam rencana serangan di wilayah Eropa.

“Kasus ini sekali lagi menunjukkan bahwa Direktorat Keamanan dan Intelijen Negara memiliki jaringan internasional yang sangat baik dan bertindak tegas terhadap segala bentuk ekstremisme,” ujar Menteri Dalam Negeri Austria, Gerhard Karner. “Misinya jelas: tidak ada toleransi terhadap teroris.”

Sementara itu, Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA) mengonfirmasi penangkapan tersangka di pusat kota London oleh Unit Ekstradisi Nasional. Pria tersebut kini ditahan dan dijadwalkan menjalani sidang berikutnya di Pengadilan Westminster Magistrates pada Senin depan.

Penemuan ini menambah kekhawatiran meningkatnya aktivitas jaringan ekstremis pro-Hamas di Eropa pasca konflik berkepanjangan di Gaza, yang turut memicu gelombang radikalisasi dan serangan terinspirasi di berbagai negara.

Artikel Lainnya