Nasional

Tokoh GMNI-ITB: Duet Jokowi-Rizal Ramli Mampu Atasi Stagnasi Ekonomi

Oleh : very - Selasa, 09/01/2018 12:09 WIB

Presiden Joko Widodo dan Rizal Ramli. (Foto: ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Kinerja Presiden Joko Widodo dalam bidang politik, dan pembangunan hukum dan HAM dinilai memuaskan. Titik terlemah pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla saat ini ada pada bidang ekonomi. Karena itu, Jokowi membutuhkan sosok ekonom mumpuni yang bisa mendampinginya dalam periode kedua kepresidenan.

Sosok ekonom yang dinilai potensial dan memiliki track record yang tinggi itu salah satunya Dr Rizal Ramli (RR). Rizal Ramli memiliki pengalaman dalam pemerintahan dan terbukti mampu membalikkan keadaan dari keterpurukan menjadi peluang yang besar.

Mantan Komandan Barisan Soekarno/GMNI- ITB Suko Sudarso mengatakan Rizal Ramli merupakan pakar ekonomi kerakyatan yang dinilai mampu mengatasi stagnasi ekonomi dan melemahnya daya beli rakyat.

“Duet Jokowi (UGM)-Rizal Ramli (ITB) adalah pilihan terbaik dan obyektif untuk perbaikan ekonomi, kondisi bangsa dan negara dewasa ini. Rizal Ramli adalah tokoh nasional  alumnus ITB, sebuah universitas di Tokyo dan Boston University, AS. RR juga merupakan Keluarga Besar Pesantren Pondok Gontor-Ponorogo dan Pesantren Tebu Ireng- Jombang yang disegani  dan dielukan rakyat karena kejujurannya, keberpihakannya pada rakyat, lurus dan membela kaum tertindas demi keadilan dan kesejahteraan bersama seluruh anak bangsa,” ujarnya saat dimintai komentar terkait bakal calon wakil presiden pendamping Joko Widodo, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, Presiden Jokowi menaruh kepercayaan pada Rizal Ramli, yang terbukti dari dimasukkannya ekonom tersebut dalam jajaran Kabinet Kerja. Namun, mantan Menko Perekonomian era kabinet Gus Dur ini harus terjungkal karena berani melawan kepentingan Menteri ESDM kala itu.

“Kalau Presiden Jokowi merekrut kembali Rizal Ramli ke dalam kabinet nanti, atau mengajukan Rizal Ramli sebagai Gubernur BI pada 2018 ini, maka  itulah sinyal kuat Jokowi untuk  kemungkinan merekrut RR dalam duet Jokowi-Rizal Ramli pada Pilpres 2019. Tidak sulit buat saya memprediksinya, kalau Presiden melakukan reshuffle dan menarik RR masuk kabinet, atau Presiden ajukan RR jadi calon Gubernur BI setelah Agus Marto berakhir 2018 nanti. Maka itu jelas sinyal kuat Jokowi untuk kemungkinan berduet  dengan RR. Sebelum itu terjadi, mari kita lihat saja segala kemungkinan yang terbuka ke depan,``  pungkasnya. (Very)

Artikel Terkait